Sabtu, 09 Mei 2020

Revolusi Bumi Adalah

Sejarah Teori Revolusi Bumi


Lahir pada tanggal 19 Februari 1473 di Toruń, yang pada waktu itu di bawah kekuasaan suatu ordo Kristen bernama Ordo Teutonicum, nama aslinya ialah Niklas Koppernigk (Mikołaj Kopernik, dalam bahasa Polandia yang merupakan bahasa sehari-hari pada waktu itu). Baru belakangan, sewaktu ia mulai menulis karya akademinya, ia menggunakan nama Latin, Nicolaus Copernicus.


Ayahnya, seorang saudagar yang berdagang di Toruń, mempunyai empat anak; Nicolaus adalah si bungsu. Sewaktu Nicolaus berusia 11 tahun, ayahnya meninggal. Seorang paman, bernama Lucas Waczenrode, mengasuh Nicolaus dan saudara-saudara kandungnya. Ia membantu Nicolaus memperoleh pendidikan yang baik, menganjurkannya untuk menjadi imam.




Pengertian Revolusi


Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada porosnya atau disebut rotasi bumi. Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Bumi berevolusi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi




Akibat Revolusi Bumi


Berikut akibat revolusi bumi, antara lain :






  • Perbedaan Waktu Lama Siang dan Malam




Salah satu akibat revolusi bumi adalah adanya perbedaan waktu lama siang serta malam. Kombinasi antara revolusi bumi dan kemiringan sumbu bumi dengan bidang ekliptika dapat menimbulkan gejala-gejala alam yang dapat diamati secara berulang setiap tahun. Peristiwa tersebut nampak jelas diamati pada sekitar kutub utara serta kutub selatan.






  • Gerak Semu Tahunan Matahari




Adanya peristiwa pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi bagian utara pada tanggal 22 Desember – 21 Juni dan juga adanya peristiwa pergeseran posisi matahari dari arah belahan bumi bagian utara ke arah belahan bumi bagian selatan pada tanggal 21 Juni – 21 Desember disebut sebagai gerak semu harian matahari. Disebut demikian hal ini karena sebenernya matahari tersebut tidak bergerak. Gerak tersebut akibat adanya revolusi bumi dengan sumbu rotasi yng miring.






  • Perubahan Musim




Musim merupakan salah satu dalam pembagian utama tahun. Musim ialah hasil dari adanya revolusi tahunan bumi yang mengelilingi Matahari serta kemiringan sumbu bumi relatif dengan bidang revolusi. Pada suatu daerah yang mempunyai iklim sedang dan kutub, musim ditandai adanya perubahan intensitas sinar matahari sampai ke permukaan bumi, variasi tersebut mengakibatkan hewan-hewan pergi untuk hibernasi maupun bermigrasi, serta tanaman yang akan aktif.




Kecepatan Revolusi Bumi


Revolusi bumi dengan kecepatan 1.669,97 Km/Jam diatas permukaan Katulistiwa, dan Bumi berRevolusi dengan kecepatan 107.500 km/jam.




Dampak Revolusi Bumi






  • Perbedaan Lama Siang dan Malam




Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan kutub selatan.Pergeseran garis edar matahari akan mengakibatkan perubahan / perbedaan lamanya siang dan malam.


Pada saat-saat tertentu disuatu tempat akan mengalami malam yang lebih panjang dibanding siang demikian sebaliknya saat yang lain siang lebih lama dari malam. Di kutub Utara malam hari dapat berlangsung selama 24 jam sebaliknya pada saat yang sama di kutub selatan siang hari berlangsung selama 24 jam demikian pula sebalikny






  • Gerak Semu Tahunan Matahari




Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.






  • Perubahan Musim




Musim adalah salah satu pembagian utama tahun. Musim adalah hasil dari revolusi tahunan bumi mengelilingi Matahari dan kemiringan sumbu bumi relatif terhadap bidang revolusi. Di daerah beriklim sedang dan kutub, musim ditandai oleh perubahan intensitas sinar matahari yang mencapai permukaan bumi, variasi yang dapat menyebabkan hewan untuk pergi ke hibernasi atau bermigrasi, dan tanaman yang akan aktif.




Perubahan Kenampakan Rasi Bintang


Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain.


Kita yang berada di bumi hanya dapat melihat bintang pada malam hari. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah. Berarti rasi bintang yang nampak dari bumi juga berubah.




Gambar Revolusi Bumi


revolusi bumi




Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Revolusi Bumi Adalah : Akibat, Gambar, Kecepatan, Dampak, Pengertian, Sejarah, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.



Sumber jk.com


EmoticonEmoticon