Rabu, 22 Juli 2020

Bisnis Perjalanan Rekreasi Ugm (Tamara)

Halo teman intipers! Aku Pricilla Tamara Prawitasari dari D4 Bisnis Perjalanan Wisata UGM angkatan 2019. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi sahabat-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum mengajukan pertanyaan. Kalian juga mampu nonton model videonya lewat link berikut. Klik Disini


Secara biasa , jurusan Bisnis Perjalanan Wisata UGM mirip apa?


Bisnis Perjalanan Wisata ini aku ekstensi dari D3 Pariwisata UGM. D4 UGM itu gak mampu lintas jurusan jadi harus linear. Harusnya D4 itu 4 tahun, cuma alasannya saya ekstensi dari D3 makanya cuma 2 tahun aja.  Dulu aku menetapkan ekstensi ke D4 itu sebab kampus yang mampu ekstensi dari D3 pariwisata ke S1 itu adanya yang swasta, aku pertimbangannya itu karena pas D3 di UGM juga jadi kaya sayang kalau ekstensi di kampus swasta.


Mata kuliahnya mungkin ada sedikit perbedaan dengan nanti maba, soalnya kemungkinan beda yang dipelajari dengan yang ekstensi. Aku sendiri di D4 ini mencar ilmu kelayakan dan resiko bisnis perjalanan, penyusunan rencana dan perjalanan wisata, praktik tiketing, manajemen SDM, praktik penyusunan rencana dan metode bisnis ilham kreatif, seni manajemen public relation, pengelolaan big data, pengelolan pnelitian pariwisata dan psikologi industri dan organiasai sama KKN.


Perbedaan pas D3 sama D4 itu jelas lebih padat D3, jikalau D4 itu lebih longgar, jadi bisa sambil tambah softskill lainnya lalu ada temen-temen yang sudah kerja kan, jadi menyesuaikan dengan jam kerja mereka juga. Kalau buat yang maba D4 bukan ekstensi, itu pasti lebih padat kuliahnya.



Bagi kalian yang ingin mendapatkan informasi jurusan dan masuk akademi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini



Apa mata kuliah dan peran yang khas dari jurusan ini?


Praktikum itu ada penyusunan rencana dan perjalanam rekreasi. Di sana kita dibagi 2 kelompok besar, di sana kita diperintahkan untuk menyusun tur, kita merencanakan paket wisata, kegiatanya seperti apa, dsb. Lalu untuk praktik ticketing kita pakai aplikasi ticketing. Karena terdampak COVID jadi hanya permulaan-awal aja praktik di lab.Ada lagi praktik perencanaan dan metode bisnis pandangan baru kreatif, itu kita disuruh membuat business plan yang kemungkinan besar bisa diaplikasikan di dunia positif. Pengelolaan big data juga kita memakai aplikasi Orange.


Praktikum yang berkesan itu praktik penyusunan rencana dan metode bisnis ide inovatif alasannya adalah aku disuruh membuatbisnis yang mana usahanya itu yang bener-bener bisnis yang aku pengen, yang bisa saya aplikasiin di mata kuliah ini dan aku lanjutan lagi untuk proyek final.


Praktik perencanaan rekreasi, alasannya adalah kita bener-bener terjun pribadi membuat paket wisata, mengimplementasikannya juga gitu.


Matkul administrasi sumber daya insan itu juga menarik alasannya adalah di sana kita belajar perihal mengelola sumber daya insan, mengetahui SDM itu mirip apa. Setiap kantor kan butuh HRD, jadi matkul ini penting banget.


Adakah konsentrasi atau golongan keahlian di Bisnis Perjalanan Wisata UGM?


Gak ada fokus di jurusan ini.




Fieldtrip ke Malaysia dan Singapura






Kegiatan magang ketiga





Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?





Kalau untuk yang ekstensi itu dibatasi, kaya optimal lulusan sekian gitu dan ada ujian tertulisnya sendiri. Kalau untuk maba itu ada melalui jalur Penerimaan Bibit Unggul (PBU) Sekolah Vokasi, PBU tidak mampu, PBU berprestasi namun khusus yang sekolah vokasi. Seleksi untuk S1 dan diploma itu dipisah gitu. Informasi lengkap mampu cek um.ugm.ac.id.





Penerimaan seangkatan untuk ekstensi ada 32 orang, tetapi jikalau untuk maba saya gak update.





Ada kiat buat mahasiswa gres jurusan ini?





Bagiku, bahasa Inggris is a must! Karena pariwisata berhubungan dengan hospitalitas, untuk mencicipi hospitalitas kita mesti punya rasa melayani. Tapi gak siapa pun memahami Bahasa Indonesia, jadi kita mesti punya kemampuan lain itu Bahasa Inggris, selain bahasa Inggris kalau di Bali yang dibutuhin itu Korea, Jepang dan Chinese.





Saving money is a must! Harus nabung atau investasi misalnya di emas atau yang di saat-waktu jika kepepet mampu diambil, alasannya di fakultas saya itu banyak peluang untuk student exchange, summer camp bahkan waktu saya D3 aja itu ada field trip ke Singapura dan Malayasia.





Kemampuan bersosialisasi dan public speaking itu juga perlu, untuk itu kita mampu ikut UKM, organisasi juga misalnya jadi panitia Humas atau kewirausahaan, terus yakin diri aja gitu karena bila kau gak percaya sama dirimu sendiri siapa yang mau yakin sama kamu.



Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini






Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?





Stigmanya bisnis perjalanan rekreasi itu outputnya akan jadi tour guide. Itu gak selalu, alasannya untuk jadi tour guide itu butuh lisensi dan pengalaman tersendiri. Kalian bisa bekerja di hotel, resort, kapal pesiar, tour and travel, pebisnis, tenaga pendidik, jadi pramugari. Bisa juga masuk HRD, BUMN juga mampu. Sebenernya apa aja bisa tergantung gimana kamu represent yourself.





Apa planning dan impian setelah lulus?





Aku rencana pengen apply ke konsultan gitu. Kalau enggak aku mau coba PT Bukit Asam, kalau gak pengen coba bursa imbas Indonesia. Aku juga lagi prepare untuk coba-coba bisa kerja ke luar negeri, terutama di London.





Q&A






  1. Perbedaan Pariwisata D4 dan S1?





Kalau di diploma itu 60% praktik dan 40% teori, sedangkan kalau S1 itu lebih banyak teorinya. Kalau D3 jika kita mau lulus itu ada 3 kali magang atau PKL, di D4 harusnya ada 1 kali lagi. Bedanya sama temen-temen S1 yang magang itu boleh iya atau enggak gitu. Kalau D3/D4 itu daerah magang itu dijadiin tugas simpulan, sedangkan jika skripsi enggak. D3 pariwisata juga diuji dari forum sertifikasi profesi, jadi kita punya sertifikat yang berlaku se-ASEAN.






  1. Gimana caranya bisa lulus cumlaude?





Belajar, berdoa, perbanyak kerja praktik terus sosialisasi.





Kode Konten: C149



Sumber we.com


EmoticonEmoticon