Selasa, 29 September 2020

Ilmu Teknologi Pangan Uns (Rizca)

Hai intipers. Perkenalkan nama aku Rizca Febry Tiana. Saya ialah mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang bertempat di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Saya mengambil program studi Ilmu Teknologi Pangan UNS dan Juli 2020 ini saya simpulan ujian semester ke-4. Di sini aku ingin membagikan pengalaman saya dalam perkuliahan, selamat membaca.


Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu postingan ini sebelum bertanya.


Apa yang dipelajari di jurusan Ilmu Teknologi Pangan UNS?


Seperti namanya, jurusan ini mempelajari ihwal berbagai macam hal perihal pangan. Pangan yakni sesuatu yang tidak mampu lepas dari kehidupan manusia. Setiap orang berapapun usianya, apapun kedudukannya, dan bagaimanapun latar belakangnya pasti butuh makan untuk melanjutkan hidupnya. Tak jarang slogan yang menjadi andalan dari mahasiswa jurusan ini adalah “Selama insan masih butuh makan, maka mahasiswa teknologi pangan selalu dibutuhkan”. Jurusan ini secara garis besar mempelajari bagaimana hasil panen dari sebuah tempat diolah sehingga dapat menjadi kuliner yang siap disantap. Proses pembuatan itu yang sungguh diamati semoga pelanggan mendapatkan kuliner yang tidak cuma yummy, tetapi juga berfaedah bagi badan.


Bagi kalian yang ingin menerima berita jurusan dan masuk akademi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Dasar teknologi dalam jurusan ini meliputi pengetahuan ihwal teknologi mesin atau alat yang digunakan untuk pengolahan hasil tani dan juga teknologi untuk mendeteksi kandungan dari materi pangan tersebut. Jurusan ini sering dianggap berisi wawasan soal masak memasak bahkan disamakan dengan jurusan tata boga. Padahal, jurusan teknologi terang berlainan dengan jurusan tata boga maupun jurusan gizi. Dalam teknologi pangan sendiri lebih berkonsentrasi bagaimana cara pengolahan pangan terbaru dan skalanya industri. Berbeda dengan tata boga dan gizi yang lebih konsentrasi pada olahan rumahan ataupun skala yang lebih kecil, utamanya jurusan gizi yang fokus dengan kesehatan seseorang.


Ada mata kuliah apa saja dalam Ilmu Teknologi Pangan UNS?


Ilmu teknologi Pangan UNS di semester 1 dan semester 2, mahasiswa masih diberikan pengetahuan secara biasa seperti sekolah menengah namun lebih mendetail mirip kimia dasar, matematika dasar, biologi sel, dan fisika dasar serta mata kuliah biasa mirip pendidikan kewarganegaraan, bahasa, pendidikan agama, dan ilmu budaya dasar. Mulai semester 3, mata kuliah yang diajarkan sudah memiliki kecenderungan pada ilmu pangan seperti kimia pangan, pangan dan gizi, mikrobiologi pembuatan pangan, analisis sensoris, analisis pangan, ilmu pengetahuan materi, manajemen pangan halal, pangan fungsional, dan lain-lain. Jurusan ini juga terkenal dengan laporan praktikum yang senantiasa menjadi hal wajib setiap semesternya. Laporan praktikum ini ialah hasil dari pembelajaran praktikum yang dijalankan setiap semesternya. Praktikum yang dilaksanakan sungguh menolong mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat secara langsung. Hal yang paling ditunggu-tunggu sesudah praktikum ada sampel masakan yang sisa dan dapat dinikmati bersama teman-sahabat sebab  biasanya dari banyak sampel yang dibawa yang digunakan hanya sebagian kecil saja.


Mata kuliah pangan dan gizi


Ada 2 mata kuliah yang menjadi  favorit saya yaitu pangan dan gizi  serta manajemen pangan halal. Pangan dan gizi mempelajari perihal suatu kandungan dalam produk pangan. Di mata kuliah ini, semua kandungan tersebut dibahas secara detail misalnya mengenai karbohidrat, protein, lemak, dan berbagai macam vitamin. Bukan cuma mempelajari kandungan kepada makanan, tetapi juga mempelajari bagaimana ciri khas dari masing-masing nutrient tersebut sehingga ditemukan pembuatan yang tepat pada suatu materi makanan. Mata kuliah ini menciptakan aku menjadi lebih peka kepada masakan yang aku konsumsi. Contohnya saya tahu bagaimana cara menjumlah keperluan pangan harian seseorang menurut berat tubuh dan tinggi tubuh masing-masing sehingga didapatkan status gizi yang baik dan juga tidak berlebihan atau kekurangn berat tubuh.


Mata kuliah administrasi pangan halal


Mata kuliah favorit saya yang kedua yakni administrasi pangan halal. Disana mempelajari tentang syarat-syarat pangan halal, standar mutu, dan juga membicarakan pengolahan makanan yang mengakibatkan pangan tersebut menjadi tidak halal. Mata kuliah ini membuat aku lebih hati-hati dalam mengonsumsi suatu produk, terlebih yang belum berlabel halal MUI. Beberapa produk pasaran juga ternyata ada yang menempelkan saja lambang MUI dan bukan ialah label yang sah. Banyak hal yang menawan dari mata kuliah ini dan dosennya juga sungguh terbuka dengan aneka macam macam pendapat serta pertanyaan dari mahasiswa.


Kegiatan praktikum


Tips bagi Kalian Mahasiswa Baru Jurusan Ilmu Teknologi Pangan UNS


Praktikum dalam jurusan ilmu teknologi pangan menjadi hal yang sangat penting diperhatikan alasannya adalah skill ini nantinya yang mau digunakan sampai pasca kampus. Pembagian waktu dalam mengerjakan peran pastinya mulai dilatih dari kini. Laporan praktikum seharusnya menjadi materi penilaian untuk diri sendiri apakah telah mengerti praktikum yang telah dilakukan. Jangan sampai alasannya adalah terlalu banyak peran menyebabkan kata “yang penting jadi” menjadi sebuah andalan tanpa paham apa yang sudah dituliskan. Pengetahuan soal teknologi pangan pastinya akan sangat diharapkan baik nanti kalian melakukan pekerjaan ataupun sekadar untuk pengelolaan materi di rumah. Ilmu tersebut dari awal semester juga telah dapat diaplikasikan di rumah seperti wawasan cara menyimpan buah pisang semoga tidak gampang amis mampu ditutupi atau dibalut dengan alumunium foil sehingga memperlambat proses pembusukan. Hal-hal sederhana tersebut tentunya sungguh bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Kuncinya adalah mencar ilmu kemudian praktikan.


Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Prospek Kerja Lulusan ITP UNS


Alumni ilmu teknologi pangan UNS tersebar dalam berbagai lingkup pekerjaan. Ada yang bekerja dalam skala industri, pemerintahan, peneliti, dosen, sampai menjadi wirausaha. Contoh dalam pemerintahan, yakni dalam BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan. Tugasnya mencakup pengawasan produk masakan yang beredar di penduduk dan  menjamin keamanannya. Skala industri seperti pabrik-pabrik masakan maupun snack yang banyka terdapat di pasaran, jabatannya dapat menjadi tim Quality Control dan Research&Development. Kedudukan tersebut bertanggung jawab penuh perihal mutu masakan yang diproduksi supaya senantiasa terjaga mutunya hingga sampai ke tangan pelanggan. Lulusan ITP UNS juga mampu menjadi seorang pebisnis kuliner yang pastinya bukan hanya mengenali ilmu usaha saja, namun juga paham bagaimana suatu kuliner mampu berkualitas baik untuk diberikan pada pelanggan.


Harapan dan planning aku sehabis lulus


Saya berharap untuk bisa melanjutkan studi S2 dengan beasiswa dan juga sembari melakukan pekerjaan . Mengapa saya ingin lanjut S2? Jawabannya sederhana alasannya aku masih muda. Saya ingin waktu muda aku dipenuhi dengan pembelajaran untuk bekal saya di abad depan. Saya juga berniat untuk dapat mengajar mahasiswa atau lebih tepatnya menjadi seorang dosen dan peneliti.  Hal tersebut bertujuan semoga ilmu yang ada pada diri aku mampu bertahan lama dengan dibagikan kepada orang lain. Itu juga menjadi dorongan aku untuk senantiasa meng-upgrade diri menjadi lebih baik lagi setiap harinya.


Kode kontenL X348



Sumber we.com


EmoticonEmoticon