Selasa, 10 November 2020

Teknik Kimia Ulm / Universitas Lambung Mangkurat (Danish)

Halo Intipers! Kenalin saya Gusti Muhammad Danish dari Program Studi Teknik Kimia ULM / Universitas Lambung Mangkurat angkatan 2018. Disini saya bakal membuatkan pengalaman kuliah selama 4 semester di Prodi Teknik Kimia. Simak terus ya, intipers!


Bagi sobat-sobat yang mau mengajukan pertanyaan atau diskusi, bisa komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum bertanya.


Apa yang dipelajari di Teknik Kimia ULM?


Sebelumnya, mungkin banyak orang menduga di Teknik Kimia lebih menekankan pelajaran kimia. Hey, itu salah besar! Perlu diketahui program studi/jurusan Teknik Kimia tidak sama dengan Kimia Murni. Teknik Kimia berada di bawah lingkup keteknikan, dimana seorang engineer dituntut untuk dapat mendesain, merancang juga merekayasa sebuah produk yang hendak diolah. Pengerjaannya pun dalam skala besar/pilot plan sehingga diperlukan ilmu fisika yang mendalam. Sedangkan Kimia Murni di bawah lingkup MIPA dan melakukan pekerjaan pada skala laboratorium.


Pada hakikatnya Program Studi Teknik Kimia mempelajari bagaimana proses dan cara mengubah bahan baku atau bahan mentah dan materi kimia menjadi suatu produk yang lebih bernilai secara komersial dengan memanfaatkan proses-proses kimia, mirip reaksi kimia dan biokimia maupun pergantian sifat fisik dan kimia bahan mentah. Mahasiswa jurusan Teknik Kimia dididik untuk dapat merencanakan dan mendesain alat-alat proses, mengoperasikan, mengatur dan memelihara pabrik atau industri, mengkonstruksi pendirian suatu pabrik (dalam batas-batas tertentu), mengadakan observasi dan pengembangan proses, bahkan merencanakan serta mengorganisir pemasaran dan pelayanan. Komposisi ilmu di Teknik Kimia yakni 35% fisika, 35% matematika, 20% kimia dan 10% biologi.


Mata kuliah apa sih yang Teknik Kimia banget?


Kata dosenku ada 3 matkul yang nunjukkin anak Teknik Kimia banget, ialah Termodinamika, Reaktor dan Operasi Teknik Kimia (mungkin berlawanan di beberapa Universitas). Karena intinya output dari seorang chemical engineer adalah merancang pabrik kimia. Mungkin ilmuku belum nyampe sana, jadi aku akan bahas matkul yang telah dilalui selama 4 semester ini. Sangat tidak mungkin jika tidak ada praktikum di lingkungan Fakultas Teknik, apalagi di jurusan Teknik Kimia semenjak awal semester telah disodori dengan Praktikum Dasar Teknik Kimia/lazimdisebut PDTK. PDTK ini meliputi ilmu kimia analisis, kimia organik, kimia fisik dan mikrobiologi.


Praktikum memang seru untuk dikerjakan namun laporan praktikum harus ditulis dengan tangan. Hal ini bertujuan supaya praktikan mampu memaknai dan mengambil pelajaran dari praktikum tersebut. Selain itu juga ada praktikum Operasi Teknik Kimia atau lazimdisebut OTK. Berbeda dengan PDTK yang cuma bekerja pada skala laboratorium, OTK ini dilakukan pada skala besar dimana praktikan dituntut semoga dapat menyelesaikan masalah yang terjadi pada suatu industri.


Konsentrasi di Teknik Kimia ULM?


Ada banyak fokus di jurusan Tekkim ULM, yakni waste water treatment, enviromental science, advanced biomaterial & energy, membrane technology, renewable energy, process technology & bioremediation, chemical process, polymer technology, biotechnology, dan chemical & catalysis reaction.


Kegiatan praktikum


Tips buat adek-adek yang sudah kuliah di Teknik Kimia?


Pertama, saya ucapin selamat ke kalian karena kuliah di Fakultas Teknik tidaklah mudah. Kalian harus berbangga diri telah berkompetisi dengan pesaing lain untuk memperebutkan satu kursi di Teknik apalagi khusus Teknik Kimia. Aku yakin banyak dari kalian yang merasa salah jurusan dengan berdalih lebih banyak kimianya di Teknik Kimia. Namun faktanya fisika lebih ditekankan di jurusan ini. Hilangkan stigma salah jurusan sehingga ingin pindah ke jurusan lain di semester depan. Di perkuliahan ini semua dimulai dari nol, kamu sama-sama berguru dengan sobat dan ilmu yang baru.


Kuliah tidak serta-merta duduk mendengarkan dosen pada ketika kelas, tetapi banyak yang dapat kau eksplorasi untuk mengasah softskill seperti mengikuti organisasi, kepanitiaan, volunteer, menguasai software engineer dan masih banyak lagi. Memang kita berkewajiban untuk memiliki hardskill di bidang keteknikan. Tak dapat disangkal softskill juga penting demi menunjang kemampuan diri. Ingat, Teknik bukan sekedar tempat kuliah! So, silahkan eksplorasi dirimu sedalam mungkin selaam 3-4 tahun kedepan, biar lebih siap mengabdi terhadap masyarakat.


Prospek kerja jurusan Teknik Kimia?


Perlu dimengerti kesempatan kerja fresh graduate Teknik Kimia sangatlah luas. Secara umum melakukan pekerjaan di dunia industri, industri petrokimia, minyak dan gas, farmasi dan masih banyak lagi. Lulusan Tekkim lazimnya bekerja di bab PE (Process Engineer), QSHE (Quality, Safety, Health & Environment) dan lainnya. Tidak menutup kemungkinan dapat melakukan pekerjaan di bidang lain seperti pertambangan, pembuatan air minum, kelistrikan, banker dan masih banyak lagi. Hal ini dikarenakan semasa kuliah di Teknik Kimia mempelajari berbagai macam ilmu.


Rencana sehabis lulus nanti?


Harapanku dapat berkuliah di Teknik Kimia tepat 4 tahun dengan nilai IPK >3,5, menjadi mahasiswa cumlaude dan berkompeten. Setelah lulus kuliah nanti saya ingin bekerja di salah satu perusahaan oil & gas.


Kode konten: X257



Sumber we.com


EmoticonEmoticon