Assalamualaikum, sahabat
Aku sedang menempuh kuliah dijurusan pendidikan matematika, angkatan 2017. Bisa dibilang maba beranjak renta, hehe
Di kampusku, tepatnya fakultas di kampusku, pada ketika semester 3 sudah melakukan proses magang. Mungkin sedikit berbeda dari sobat-temanku yang kuliah dari ptn/pts dengan fakultas yang serupa. Difakultasku proses magang terbagi menjadi tiga bab adalah, magang 1 bermaksud membangun landasan jati diri pendidik dan memantapkan
kompetensi akademik kependidikan, magang 2 membahas perangkat pembelajaran, dan magang 3 memberikan pengalaman awal untuk mengajar. Magang ini menjadi mata kuliah wajib dan mampu ditemui saat semester ganjil.
Pengalamanku selama magang ini mampu menyaksikan keadaan eksklusif selama proses pembelajaran berlangsung dari kacamata seorang pendidik. Seru ? Ya, setidaknya mampu mengobati rasa rindu suasana sekolah
Kita mampu berpikir sedini mungkin untuk menangani kalau kondisi kelas tidak cocok yang dibutuhkan. Tindakan apa yang harus saya ambil ? Bagaimana cara mengolah kelas ? Bagaimana perilaku kita terharap siswa yang bandel ?
Tapi, bila ditanya mana yang paing berkesan ?
Magang 1 paling berkesan. Kenapa ? Karena saat itu aku mengetahui rasanya ditolak. Ditolak 2-3kali mungkin masih normal. Namun, berbeda dengan kelompokku yang mesti merasakan 7kali penolakan. Ya, 7kali penolakan disaat hari-hari kritis.
Oh ya, disini mahasiswa akan mencari sekolah mitra secara mampu berdiri diatas kaki sendiri dikala magang 1 dan 2 berjalan. Positifnya bisa menyesesuaikan jarak yang kita inginkan. Contohnya memilih sekolah kawan dengan jarak yang bersahabat dari rumah. Negatifnya, mampu saja mencicipi penolakan mirip yang dialami oleh kelompokku.
Prosesnya itu kan hampir sama seperti kita melamar pekerjaan. Kita datang dengan busana udah rapih, bawa berkas (surat permohonan izin). Datang ke sekolah yang dituju – menghadap ke wakasek bidang kurikulum – menyatakan maksud dan tujuan – menawarkan surat – mendengar jawaban diterima atau ditolak.
Tetapi dari kasus kelompokku tidak semuanya pihak sekolah menolak, ada beberapa sekolah yang kami hapus dari list karena belum memperlihatkan kepastian apakah diperbolehkan atau tidak.
Hampir mengalah ? Iya. Gimana ga mengalah ? Lah, udah datengin dari pondok pinang – tangerang selatan, tak puterin belum ada yang kecantol dan pada dikala itu udah di hari terakhir untuk mendapatkan sekolah mitra. Akan tetapi, selagi belum ada kata ”ya” tidak ada kata untuk berhenti
Ketika magang 2, ada rasa kesan tersendiri mampu bertemu dari mahasiswa aneka macam macam jurusan dan acara. Ada yg ppl, mahasiswa PPG dari universitas lain, dari yg muda hingga bau tanah. Semuanya saling berbaur membuatkan pengalaman.
Semoga pengalamanku mampu berguna bagi kalian
Wassalamualaikum
Kode Konten: KL001
Sumber we.com
EmoticonEmoticon