Tampilkan postingan dengan label Konversi Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konversi Energi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Januari 2021

Teknik Konversi Energi Polban (Farid)

Assalamu’alaikum Sobat Intip. Salam makmur untuk kita semua. Perkenalkan aku Muhammad Farid Muttaqin, biasa dipanggil Farid. Disini saya akan mengembangkan pengalaman saya sebagai mahasiswa jurusan Teknik Konversi Energi Polban dari awal masuk tahun 2016 hingga semester 8 sekarang. Silahkan disimak ya!


Apa yang dipelajari di Teknik Konversi Energi POLBAN?


Teknik Konversi Energi yakni bidang ilmu rekayasa yang mempelajari teknik pengolahan energi, tergolong teknologi konversi energi dari 1 bentuk ke bentuk yang lain. Jurusan aku ini memang merupakan jurusan yang masih jarang ada di Indonesia. Secara garis besar, kita akan diajarkan prinsip-prinsip dalam pemanfaatan energi dan pengaplikasiannya. Untuk di POLBAN sendiri, fokus konversi energinya yakni energi listrik. Jadi kita akan mempelajari teknologi konversi dari sumber-sumber energi lain menjadi energi listrik.


Yang saya perlu luruskan, disini kami tidak mempelajari bidang eksplorasi, tetapi lebih ke teknologi pemanfaatan. Contohnya kami tidak diajarkan bagaimana untuk menerima minyak atau batubara, tetapi fokus kami yakni bagaimana memanfaatkan energi dari minyak dan batubara tersebut untuk dikonversikan menjadi energi listrik. Hal ini juga berlaku untuk sumber energi yang lain.


[Tonton model videonya di bawah ini. Klik tombol play]Teknik Konversi Energi Polban


Mata Kuliah dan Dosen Favorit di Teknik Konversi Energi Polban?


Mata kuliah yang dipelajari di jurusan ini bisa dibilang ialah campuran dari beberapa bidang ilmu. Di permulaan tingkat 1 dan tingkat 2, lazimnya diberikan mata kuliah dasar mirip kelistrikan, mekanika dan elektronik. Lalu di tingkat 3 dan 4 mata kuliah tersebut dihubungkan dengan bidang konversi energi.


Mata kuliah favorit yang pertama yakni Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Baru dan Terbarukan. Disini akan diajarkan untuk menggali potensi energi alternatif selain energi fosil. Kita juga diajarkan teknologi untuk mempergunakan energi baru terbarukan tersebut menjadi bentuk energi yang lain. Beberapa energi alternatif yang dipelajari seperti energi matahari, energi angin, energi air, dan lain-lain. Diakhir perkuliahan akan ada peran besar yakni menciptakan sebuah prototype alat yang mampu melaksanakan pengisian daya pada handphone dengan sumber energi alternatif. Saat itu saya memanfaatkan tenaga berpotensi air yang berada pada pedoman keran air, dan sekaligus menjadi topik PKM saya.


Mata kuliah favorit yang kedua di jurusan ini yakni Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Disini kita akan mencar ilmu cara untuk mempergunakan aliran air pada sungai/jalan masuk air yang lain menjadi energi listrik. Prosesnya dimulai dengan studi potensi, perancangan mekanik, bangunan sipil, hingga perancangan elektrikal. Diakhir mata kuliah ini akan ada peran besar untuk menciptakan rancangan PLTA dengan data orisinil dari sungai-sungai yang berada di Indonesia. Mata kuliah ini juga yang mengantarkan saya untuk presentasi karya tulis ilmiah di Universitas Sebelas Maret tahun kemudian. Alhamdulillah.


Predikat dosen favorit saya cantumkan pada Pak Djafar Sodiq. Selain dosen yang mengajar kelas saya, beliau juga adalah pembimbing kerja praktek dan karya tulis ilmiah aku. Menurut aku, dia yaitu seorang yang sangat bagus dalam membimbing mahasiswanya, dan tentunya dengan skill yang tak perlu disangsikan. Saya harap sebuah saat nanti saya mampu menjadi seperti dia, seorang dosen yang bagus sekaligus profesional yang mahir. Aamiin.


Konsentrasi di Teknik Konversi Energi Polban ?


Di jurusan aku ini, terdapat beberapa konsentrasi kemampuan yang selanjutnya disebut dengan program studi atau prodi. Pada tingkat 1 dan tingkat 2 perkuliahan umumnya akan mempelajari bahan yang nyaris sama. Mulai di tingkat 3, akan mempelajari bidang kemampuan masing-masing. Terdapat 3 prodi disini yang berisikan jenjang D3 dan D4, adalah:



  • D3-Teknik Konversi Energi (TEN). Disini akan diajarkan untuk menguasai operasi teknis dari konversi energi. Mahasiswanya diwajibkan untuk bisa mengoperasikan alat-alat seperti mesin bubut, motor listrik, turbin air, dan lain sebagainya.

  • D4-Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL). Seperti namanya, di prodi ini akan diajarkan berbagai macam teknologi untuk membangkitkan energi listrik dengan kapasitas besar. Disini juga diajarkan perihal metode pembangkit konvensional (PLTU, PLTGU, PLTD) dan pembangkit energi terbarukan (PLTA, PLTP, PLTS). Mahasiswanya diwajibkan untuk mampu melaksanakan inovasi teknologi yang berada pada metode ketenagalistrikan.

  • D4-Teknik Konservasi Energi (TKE). Disini akan diajarkan tentang konservasi dari suatu proses energi. Prodi ini akan sungguh bersahabat kaitannya dengan efisiensi proses. Mahasiswanya akan menguasai audit energi, adalah dengan mendapatkan duduk perkara yang terjadi dan melaksanakan optimalisasi pada sebuah proses energi.


Itulah sedikit klarifikasi perihal perbedaan pada ketiga prodi tersebut. Untuk kalian yang bahagia dengan operasi perlengkapan energi maka pilih D3-TEN. Jika kalian ingin lebih banyak mempelajari teknologi pada tata cara pembangkit listrik, maka pilih D4-TPTL. Sedangkan kalau kalian menyenangi proses energi dan optimalisasi, kalian bisa memilih D4-TKE. Saya sendiri mengambil prodi TPTL.


Tips Untuk Survive bagi Mahasiswa Baru


Sebenarnya yang terpenting supaya bisa survive ialah menciptakan diri kita nyaman. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi kesini, pastikan rekan-rekan memiliki ketertarikan pada bidang eksak yang nantinya akan melandasi sebagian besar mata kuliah disini. Untuk kalian mahasiswa baru, aku sarankan jangan suka menumpuk tugas. Karena makin sering ditumpuk, semakin mencekik kalian diakhir semester kelak. Lalu ikut juga organisasi, mirip di jurusan ini kalian akan mendapatkan Himpunan Mahasiswa Teknik Energi (HMTE). Disini kalian akan menerima pengalaman softskill yang tidak dipelajari di kelas. Tanggung jawab, manajemen waktu, kemampuan melakukan pekerjaan sama adalah skill yang hendak kalian dapat disini, selama mempunyai niat. Organisasi juga dapat kalian temukan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) maupun komunitas yang ada di POLBAN. Bagi aku, berorganisasi merupakan cara yang ampuh untuk menanggulangi kebosanan di kelas dan memajukan mood kembali.


Oh ya, jangan lupa untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga dan mempertahankan pola makan. Karena disini perkuliahan sangat padat dengan kelas teori dan kelas praktek yang datang silih berubah, kadang pula memakan waktu dari pagi sampai mendekati waktu maghrib. Jika sampai sakit, maka akan banyak peran dan agenda praktek yang menunggu nantinya. Jadi, jangan lupa untuk peduli pada keadaan badan sendiri ya.


Prospek Kerja


Untuk harapan kerja dari jurusan saya ini pada umumnya pada perusahaan-perusahaan berbasis energi seperti PT PLN (Persero) dan anak perusahaanya, PT Len Industri, perusahaan minyak&gas, konsultan utilitas energi, pengolahan batubara serta perusahaan energi yang lain baik konvensional maupun terbarukan. Tetapi sebab bidang ilmu yang dipelajari cukup kompleks, banyak juga dari alumni yang melakukan pekerjaan di perusahaan non-energi, seperti pembuatan katup, produksi susu, pabrik peralatan instrumentasi maupun menjadi seorang dosen.


Intinya selama disini pastikan menguasai salah satu bidang yang diajarkan, tidak perlu mahir pada seluruh bahan. Bidang itulah nantinya yang akan kita unggulkan selepas kita lulus dan mencari kerja nanti.


Harapan dan Rencana Setelah Lulus


Setelah nyaris 4 tahun disini, saya lebih terpesona di bidang energi terbarukan dibanding pembuatan energi konvensional. Kaprikornus kemungkinan sesudah lulus aku akan menekuni bidang energi terbarukan. Untuk targetnya sendiri dimulai dari perusahaan swasta, dan nantinya ingin berlabuh di perusahaan BUMN. Saya juga ingin membuatkan organisasi sosial yang dikala ini sedang aku kembangkan bersama rekan-rekan saya. Semoga bisa membagi waktu dengan baik.


Harapan aku, tingkat pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia akan makin tinggi sehingga polusi dan limbah berbahaya dari energi konvensional mampu dihemat. Dengan begitu lingkungan akan tetap terjaga kelestariannya demi kehidupan generasi yang hendak datang. Semoga sekurang-kurangnya goresan pena ini bisa membantu rekan-rekan yang masih galau perihal jurusan teknik konversi energi. Terimakasih telah membaca 🙂


Kode Konten: X198




Sumber we.com

Kamis, 26 Maret 2020

D3 Teknik Konversi Energi Polban (Fitria)

Halo teman intipers! Aku Fitria Febriyanti dari jurusan D3 Teknik Konversi Energi POLBAN angkatan 2016. Kali ini saya ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-sobat yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, mampu komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu postingan ini sebelum bertanya.


Secara umum, jurusan D3 Teknik Konversi Energi POLBAN seperti apa?


Secara biasa jurusan teknik konversi negeri ini mempelajari proses perubahan energi. Kaprikornus gimana caranya kita mengganti satu energi ke energi lain. Misalnya, di bumi ini kan udah tersedia energi panas matahari, kita mampu mengubah itu ke energi listrik. Makara fokusnya di jurusan ini tuh ke pembangkitan energi listrik sebab kan cukup umur ini kita sungguh memerlukan listrik. Arahannya untuk mahasiswa jurusan ini, gimana caranya mengubah satu energi ke energi lain semoga bisa menghidupkan listrik. 


Bagi kalian yang ingin menerima info jurusan dan masuk perguruan tinggi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Sebenernya di jurusan ini terkenal berbagai macam keilmuan. Kita berguru mekanika atau permesinannya, kelistrikan, dan proses kimia. Makara wajar jika banyak perhitungan dan praktikumnya. Kita kan vokasi jadi kuliahnya lebih banyak praktikum dibandingkan teori. 60% praktikum dan 40% teori. 


Apa yang jadi alasan masuk jurusan D3 Teknik Konversi Energi POLBAN?


Dulu punya abang kelas yang serupa-sama mahasiswa POLBAN, tapi kalau beliau di jurusan lain. Meski begitu dia mengusulkan jurusan teknik konversi energi karena ruang lingkup pekerjaan yang luas. Ternyata sesudah dicari memang betul ruang lingkupnya luas. Kita bisa mencar ilmu mekanikalnya, listriknya, proses kimia dan yang lainnya. Terkejutlah kesempatan kerjanya juga cukup luas. 


Apa mata kuliah dan peran yang khas dari jurusan ini?


Mata kuliah yang khas itu banyak. Saya akan menyebutkan beberapa saja. Ada mata kuliah termodinamika, itu mempelajari dasar-dasar keenergian. Neraca massa dan energi, itu mata kuliah yang mana kita belajar bagaimana proses kimia mampu menghidupkan listrik. Ada audit energi, itu kita menghitug keperluan energi yang kita pakai, kebutuhan energi di proses buatan dan bagaimana efektivitasnya. Kita juga bisa berinovasi untuk mengefektifkan energi dengan anggaran rendah namun energi terpakai secara optimal. Ada juga mata kuliah wacana pembangkit listrik terbarukan, disitu mempelajari berbagai macam energi yang mungkin belum pernah kita dengar dan lihat, namun kita mampu gunakan selaku sumber kelistrikan utama di rumah kita. 


Praktikumnya pasti banyak, dari semester 1 sampai akhir. Ada dasar mekanika, kelistrikan. Praktikumnya lebih banyak menghabiskan waktu di laboratorium ketimbang di ruangan luar. Ada juga kita praktik kerja lapangan di industri pada semester 3 ke 4. Kita difokuskan ke pembangkit tenaga listrik tapi tidak dibatasi, boleh di proses buatan lain. Kemudian kita mengaplikasikan ilmu yang kita dapat dari perkuliahan dan menjinjing ilmu gres dari industri. Waktu itu aku magang waktunya 6 ahad. 


Tugas-tugas banyak begitu juga laporannya. Selain itu ada tugas dari teorinya, mencari inovasi itu yang paling sering. Hal yang dosen harapkan yaitu kita mengeluarkan wangsit yang gres, gimana energi ini mampu berkembang di Indonesia. Jangan cuma mempergunakan yang udah ada, tetapi kita harus mengeluarkan penemuan. Kalau kita mau niscaya semua tantangan terlewati.  


Adakah fokus atau golongan keahlian di jurusan ini?


Di Polban cuma ada jurusan dan acara studi. Jurusannya itu Teknik Konversi Energi, prodinya ada 3 D3 Konversi Energi, D4 Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik, D4 Teknik Konservasi Energi. D3 Konversi Energi ini fokusnya ke teknis pembangkitan listrik. Kalau D4 lebih kepada menciptakan rancangan pembangkit tenaga listrik. Sedangkan D4 Teknik Konservasi Energi itu lebih terhadap audit energi, pemakaian energi secara efektif. 


Jalur masuknya ada apa aja?


Ada 5 jalur masuk, namun itu untuk aneka macam macam acara studi. D3 sendiri ada 3 jalur, adalah SNMPN, SMBPN itu cobaan tulisnya, dan SMBN itu jalur mampu berdiri diatas kaki sendiri program. Kalau untuk D4 ada SNMPTN, SBMPTN, SMBN atau mampu berdiri diatas kaki sendiri. Lebih lanjutnya mampu dilihat di instagram Polban yang verified. 


Penerimaan mahasiswa baru pas angkatan 2016 itu 120 terdiri dari 4 kelas. Ada 2 kelas untuk D3 teknik konversi energi, 1 kelas D4 Pembangkit Tenaga Listrik dan 1 kelas D4 Teknik Konversi Energi. Biasanya kuotanya semakin tahun kian mamah.


Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Ada kiat buat mahasiswa baru D3 Teknik Konversi Energi POLBAN?


Semangat terus, peran dan tekanan pasti banyak. Dengan kita ada kemauan, niat yang berpengaruh semua pasti terlalui dan kita mampu enjoy. Jangan lupa juga untuk masuk organisasi biar kita bisa refresh.


Bagaimana kesempatan kerja dari alumni jurusan ini?


Prospek kerjanya, bahwa ternyata ruang lingkupnya luas begitu pun harapan kerjanya. Kita mampu bekerja di aneka macam macam proses buatan, kaya di pabrik, di pembangkit  energi listrik. Banyak juga alumni yang sudah bekerja di BUMN mirip PLN, Biofarma, dll. Selain itu, gak hanya wacana pembangkit listriknya aja, namun mampu juga di bidang maintenance, mekanika, kelistrikannya, dan bidang proses lainnnya juga. 


Kode konten: C552



Sumber we.com