Tampilkan postingan dengan label Hukum Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum Keluarga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Januari 2021

Aturan Keluarga Islam Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta (Maghfur)

Hai sobat-sobat Intipers….perkenalkan nama aku Muhammad Maghfurrohman, umumdi panggil Maghfur. Saya asli dari kota cilacap. Sekarang aku mahasiswa jurusan Hukum keluarga Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 2017. Disini aku akan membagikan pengalaman kuliah yang sudah aku lalui selama 5 semester dan kini di semester 6 di jurusan Hukum keluarga Islam. Langsung aja cekidot!


Apa yang dipelajari di jurusan Hukum Keluarga Islam?


Jurusan Hukum keluarga Islam Ini terdiri dari tiga kata, yaitu Hukum, Keluarga, dan Islam. Dari kata tersebut niscaya temen-temen telah mampu menebak apa saja yang dipelajari di jurusan ini. Yak benar sekali, mempelajari hukum-hukum yang ada dalam sebuah keluarga. Contoh diantaranya, seperti bagiamana melakukan melangsungkan komitmen ijab kabul yang baik dan benar sesuai hukum Islam dan Hukum Indonesia.


Nah dalam jurusan ini nanti temen-temen diberikan wawasan seputar hukum perkawinan, kewarisan, perwakafan, dan lain-lain. Tapi tak cuma melulu ihwal hukum keluarga saja ya, tetapi juga mempelajari hukum lainnya seperti aturan biasa meskipun tak sedominan hukum keluarganya. Dari tadi bicara aturan, hukum, dan hukum terus nih…. emang gak ada apa yang gak berbau hukum? Oh damai aja, di jurusan ini juga nanti akan diajarkan bagaimana membangun keluarga yang senang. Cocok sekali nih bagi para kandidat bapak dan calon ibu dimasa depan yang menginginkan keluarga makmur dan senang. Hehehe…


Mata kuliah apa saja yang ada di jurusan Hukum Keluarga Islam?


            Mata kuliah yang dipelajari di jurusan tidak mengecewakan banyak, tetapi gak banyak banget juga sih . Biasanya di semester permulaan diberikan mata kuliah dasar mirip bahasa Indonesia, pancasila, pengirim hukum keluarga, pengirim ilmu hukum dan masih ada mata kuliah yang lain. Nah nanti seriring bertambahnya semester, temen-temen akan mendapatkan mata kuliah yang lebih berkonsentrasi pada dunia hukum keluarga mirip aturan perkawinan Islam, aturan kewarisan Islam, kepenghuluan, mediasi serta masih banyak mata kuliah lainnya.


Mata kuliah yang paling aku senangi adalah psikologi keluarga, sebab selain dosennya baik serta ramah banget, bahan mata kuliahnya juga yummy untuk dipelajari. Selain itu juga mata kuliah ini menawarkan bekal wawasan pada kita untuk membangun keluarga yang SAMAWA(Sakinah, Mawaddah, Warahmah). Mata kuliah lainnya yang saya senangi yakni kepenghuluan. Mengapa begitu? Karena di mata kuliah ini di ajarkan wacana administrasi di Kantor Urusan Agama (KUA) serta diajarkan menjadi seorang penghulu supaya bisa menikahkan orang disuatu dikala nanti.


Nah yang lebih asyik lagi, nanti temen-temen akan tugaskan untuk praktikum yang ditempatkan di Kantor Urusan Agama sekitar kampus untuk melihat dan memperhatikan jalannya kinerja petugas yang ada di sana. Dari situ nanti temen-temen mendapatkan banyak pelajaran  banyak sekali dengan melihat eksklusif keadaan dilapangan yang mampu menjadi bekal di suatu hari ketika temen-temen masuk ke dunia kerja


Tips & trik untuk MABA kuliah di jurusan Hukum Keluarga Islam.


Pertama, jika udah masuk dalam jurusan ini dibikin enjoy aja, jangan terlalu tengang. Enjoy boleh tetapi tetap serius. Dikarenakan kalau segala sesuatunya dijalani dengan perasaan ceria dan bahagia pasti akan terasa gampang. Kedua, bersifatlah membuka diri/mendapatkan segala perbedaan yang mau kalian temui nanti setelah masuk jurusan ini. Hal ini dikarenakan nanti ketika sahabat-sahabat sudah masuk bakal berjumpa dengan temen sejurusan yang niscaya berasal dari latar belakang yang berlawanan-beda pula. Membaurlah dengan mereka semua. Ambil yang nyata dan buang yang negatif. Ketiga, praktekkanlah ilmu yang telah kalian dapatkan di perkuliahan dengan kehidupan yang faktual (keluarga). Dengan dipraktekkan ilmu tersebut akan gampang masuk dalam fikiran kita.


Pentingnya Ikut Organisasi/Unit Kegiatan Mahasiswa.


Tips berikutnya yaitu ikutlah organisasi/UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang tersedia di kampus. Dengan mengikuti hal ini akan mengasah softskill kalian yang tak kalian peroleh di dalam kelas. Dengan terjun di dunia ini juga kalian tidak akan dikatain sebagai mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang) dan pastinya kalian akan terbiasa bekerja sama secara berkelompok dan berupaya menuntaskan duduk perkara. Hal ini mengapa penting? Karena ketika nanti kalian telah lulus, bakal ketemu dengan metode yang terdiri sekelompok orang dan kalian niscaya akan senantiasa terlibat didalamnya.


Prospek Kerja dan Alumni lazimnya Kerja di mana?


Prospek kerja yang tersedia untuk lulusan jurusan ini sungguh banyak sekali. Yang paling banyak ditemukan biasanya menjadi petugas di Kantor Urusan Agama (KUA) dan di Pengadilan Agama. Di KUA lazimnya ada yang menjabat sebagai Ketua, Pegawai Pencatat Nikah dan di posisi-posisi yang lain. Kalo yang di Pengadilan Agama biasanya menjabat selaku Ketua , Hakim, Panitera, dan posisi-posisi yang lain.


Selain pekerjaan yang sudah disebutkan, alumni jurusan ini juga tak jarang di temukan bekerja selaku Advokat/pengacara, Mediator, Dosen, Peneliti, Pegawai Kementerian Agama baik yang ada di kawasan maupun yang di sentra. Bisa juga membuka praktek jasa konsultasi terkait dengan hukum keluarga.


Harapan dan planning sehabis lulus?


Setelah lulus rencana saya akan mengikuti seleksi kandidat hakim terlebih dulu. Kalo keterima ya alhamdulillah. Kalo tidak maka aku akan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya yaitu pasca sarjana dengan jurusan yang linier. Hal ini karena aku ingin mendalami lebih jauh lagi seputar dunia aturan keluarga yang aku rasa tak cukup jikalau cuma dengan menuntaskan Strata 1 saja. Karena selain harapan pertama saya ingin menjadi hakim, saya juga mempunyai harapan ingin menjadi seorang dosen. Sedangkan untuk menjadi seorang dosen minimal harus menuntaskan pendidikan pasca sarjana.


Kode Konten: X220




Sumber we.com

Senin, 30 November 2020

Hukum Keluarga Islam Uin Antasari Banjarmasin (Rif’A)

Assalamualaikum wr wb intipers. Perkenalkan nama aku Rif’a Noor Awalia. Mahasiswi Prodi aturan keluarga Islam UIN Antasari Banjarmasin angakatan 2018. Di sini saya akan membagikan sedikit pengalaman Saya selama berkuliah di jurusan ini yuks disimak! Happy reading teman teman.


Bagi teman-sahabat yang mau mengajukan pertanyaan atau diskusi, mampu komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum mengajukan pertanyaan.


APA YANG DIPERLAJARI DI PRODI HUKUM KELUARGA ISLAM UIN ANTASARI BANJARMASIN


Hukum keluarga Islam atau Al-Ahwal Al-Syakhsiyah adalah ungkapan bagi keseluruhan aturan yang menyangkut dilema keluarga dan peradilan Islam. Seperti hukum perkawinan, warisan, wasiat, hibah, dan peradilan agama. Banyak orang menerka di jurusan hukum keluarga Islam ini tidak ada perihal hitung menghitung. Wah stigma mirip harus dihilangkan ya. Pada bab kewarisan kita diharuskan menjumlah waris dan juga ada namanya ilmu Falak termasuk juga dalam pengerjaan melakukan perhitungan.


MATA KULIAH DAN TUGAS DI HUKUM KELUARGA ISLAM UIN ANTASARI


Berbicara mengenai aturan keluarga tentunya kita akan diberi mata kuliah manajemen KUA yang dimana kita akan mempelajari proses orang mendaftarkan nikah sampai menikahnya,dan juga diberikan praktek untuk menjadi penghulu pada ketika ada pratikum KUA tidak cuma mencar ilmu ihwal nikah tetapi kita akan diberi tau metode nya dan hal hal apa saja yang terikat dengan KUA. Tugas nya kita akan menjalani banyak sekali macam pratikum seperti mengenali sistem registrasi nikah dll.


Mata kuliah berikutnya yang berkesan berdasarkan aku yaitu Ilmu Falak,Ilmu Falak ini mempelajari perihal Rasdhul kiblat,penentuan waktu sholat,Awal puasa, melihat hilal dengan memakai alat terbaru dan juga praktik dengan menggunakan sistem tradisional.ilmu Falak menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa yang berkuliah di jurusan ini karna harus betul betul mengetahui teori dan prakteknya. Tugasnya yakni kita akan menjumlah arah kiblat dimana ini sungguh menguras ketekunan karna harus di waktu yang tepat.


Juga ada mata kuliah Hukum acara perdata dimana hal ini kita bisa pribadi praktek ke pengadilan dan melihat sidang yang terbuka untuk umum.


Praktikum mata kuliah ilmu falak


TIPS BAGI MAHASISWA YANG BERKULIAH DI JURUSAN HUKUM KELUARGA ISLAM 


Bagi temen-temen yang sudah berkuliah atau baru ingin berkuliah di jurusan hukum keluarga Islam jangan hanya mengandalkan Sosial media selaku sumber info namun kita mesti memiliki buku pegangan sendiri,baik itu ihwal perdata Dan lainnya,karna itu akan menunjang prestasi kalian dan menjadi nilai lebih kalian di Kelas nantinya. Karna akan banyak tantangan yang akan dihadapi seperti mehafal ayat,pasal insha Allah bila kalian mempunyai pegangan buku kalian akan mudah untuk melewati ini. Jangan juga menjadi mahasiswa kupu-kupu atau kuliah pulang usahakan menjadi mahasiswa yang aktif baik di akademis maupun non akademis


PROSPEK KERJA


Banyak sekali harapan pekerjaan pada jurusan ini karna sungguh bekerjasama dengan masyarakat acuan kita mampu mendaftar di KUA,PA,PN, jadi dosen, pegawai kemenag, penghulu, advokat,andal aturan dan masih banyak lagi. Bahkan kita bisa menjadi konsultan Hukum


RENCANA KE DEPANNYA


Alhamdulillah aku telah menyelesaikan Semester 4 ini dan di semester 5 nanti akan dikerjakan nya magang di KUA kecamatan,kedepannya aku berharap di ketika saya magang telah mampu menerima judul skripsi dan sehabis lulus saya ingin melakukan pekerjaan di pengadilan agama selaku panitera pendamping hakim,karna bagi aku mengikuti pengadilan dan tau selesai dari suatu urusan ada pesona tersendiri bagi saya langsung.


Kode konten: X244




Sumber we.com

Sabtu, 28 November 2020

Aturan Keluarga Islam Uin Sunan Ampel Surabaya (Ganesha)

Assalamu’alaikum Wr. Wb, perkenalkan namaku Mohamad Ganesha Editya Arta. Kawan-kawan bisa memanggilku Ganesha. Aku lahir di Sidoarjo, 21 Maret 1998. Aku sedang kuliah di UIN Sunan Ampel Surabaya, jurusan Hukum Keluarga Islam (atau “Ahwalu Syakhsiyyah”) semester 8. Kawan-mitra niscaya ingin tau kan dengan jurusanku kan? Yuk simak penjelasanku! Bagi sahabat-teman yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, bisa komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum bertanya. Kalian juga mampu nonton model videonya lewat link berikut. Klik Disini


Apa Saja Yang Dipelajari di Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Ampel Surabaya ?


Kuliah di jurusan hukum kita mempelajari ihwal banyak sekali macam peraturan perundang-ajakan serta penerapannya, baik di Indonesia maupun di negara lain. Tak jauh berlainan, Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) UIN Sunan Ampel Surabaya juga mempelajari dan membahas tentang hal tersebut, akan tetapi lebih terfokus pada pembahasan mengenai segala peraturan tentang perkawinan di Indonesia dan di negara-negara Islam beserta pelaksanaannya.


Mahasiswa akan diajarkan segala jenis bentuk peraturan yang membahas ihwal perkawinan di Indonesia, contohnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 wacana Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 wacana Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam (KHI), PP Nomor 9 Tahun 1975 perihal Pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 1974 perihal Perkawinan, dan banyak sekali macam peraturan yang yang lain. Selain itu, di Prodi HKI ini kalian juga akan diajarkan perihal sistem sidang di pengadilan atau yang umum kita kenal dengan sebutan peradilan semu. Kalian akan diajarkan menjadi hakim, jaksa, pengacara, panitera, dan aparat penegak hukum yang lain serta cara pembuatan berkas-berkas yang dibutuhkan dikala menjalani proses sidang. Jika beruntung, teman-sahabat bisa diikut sertakan dalam lomba peradilan semu lho.


Mitos dan Komunitas di Fakultas Syariah dan Hukum UINSA


Di Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, untuk menunjang kompetensi mahasiswa dalam belajar aturan, bangun 2 komunitas besar yakni Komunitas Peradilan Semu (KPS) dan Komunitas Debat Hukum/Law Debat Community (LDC). Kebetulan, aku sendiri aktif bergabung di KPS sejak semester 3. Sudah aneka macam perlombaan peradilan semu/moot court yang saya ikuti, kesudahannya aku dan kawan-kawan di KPS pernah menjadi juara sebagai saksi terbaik (di IAIN Jember) dan Para Pihak/ Penggugat dan Tergugat Terbaik (di IAIN Ponorogo). So, jika kalian ingin kuliah di jurusan hukum tergolong HKI, jangan lupa ikut komunitas atau organisasi yang menunjang kalian untuk berkembang ya.


Dari sisi mitos, berbagai persepsi orang yang keliru wacana jurusanku ini. Mereka berasumsi bahwa di jurusanku hanya mampu masuk ke instansi keagamaan saja mirip KUA. Padahal, di jurusan HKI ini, banyak sekali alternatif profesi yang mampu dimasuki oleh alumni jurusan HKI, seperti melakukan pekerjaan di Pengadilan (baik PA/PN), Pengacara, Dosen, dan Ustadz. So, jangan pernah ragu ataupun minder jika kalian ingin masuk di jurusan HKI.


Mata Kuliah, Tugas Khas, dan Dosen Favorit di Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Ampel


Untuk mata kuliah, ada macam-macam yang diberikan. Jika masih semester awal, mata kuliah yang diberikan hanya bahan-materi dasar mirip Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Studi Al-Qur’an dan Hadist, Hukum Perdata, dan Pengantar Hukum Indonesia. Jika sudah memasuki semester pertengahan hingga simpulan, biasanya akan menemui mata kuliah inti mirip Hukum Acara Perdata, Hukum Acara Pidana, Hukum Tata Usaha Negara, Hukum Acara Peradilan Agama, Hukum Perkawinan di Negara Muslim dan sebagainya.


Untuk peran khasnya, biasanya mitra-mitra saya di Prodi Hukum Keluarga Islam banyak yang mengeluhkan wacana tugas merangkum. Apalagi jikalau mesti merangkum di kertas folio dan ditentukan jumlah halamannya. Ditambah lagi dengan tumpuan yang mesti dicari sekurang-kurangnyabeberapa buku dan salah satunya berbahasa gila. Tentu hal ini bagi orang awam sangat menakutkan bukan. Namun tenang saja mitra, semua ini akan terasa gampang jikalau kerjakan secara bersama-sama dan dengan hati yang besar hati. Makara jangan pernah ragu ya, sebab di jurusan lainpun tugasnya pasti tidak kalah beratnya.


Selain itu, di Prodi Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Ampel Surabaya sendiri banyak sekali dosen yang hebat-andal dan pastinya lezat bila diajak sharing. Banyak sekali dosen yang menjadi favorit di sini, sebut saja seperti Ibu Ita Musarrofa, Ibu Zakiyatul Ulya, Pak Mahmudi, Pak Romdlon, dan masih banyak yang lainnya. Kalau aku sendiri sangat mengidolakan Ibu Ita Musarrofa karena selain beliau jago, ia juga sangat sabar dalam mengajar dan membimbing mahasiswanya.


Kegiatan praktikum


Tips-kiat untuk Maba di Jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Ampel


Tipsnya hilangkan semua sifat keragu-raguan dan ketidakyakinan dalam hatimu. Apalagi hingga berpikir salah jurusan. Hal itu nantinya akan sangat menghalangi kalian dalam berproses selama di kursi perkuliahan. Jadi, nikmati saja segala prosesnya dan syukuri apapun balasannya. Oh iya, sekadar berita untuk kalian, aku sendiri bahwasanya juga bukan dari jurusan yang searah dengan hukum. Semasa SMA, saya mengambil jurusan IPA dan diterimanya di jurusan Hukum Keluarga Islam. Sangat melenceng jauh bukan. Kaprikornus aku selama perkuliahan harus mencoba penyesuaian apalagi dahulu dan Alhamdulillah tahun ini aku akan wisuda. Mohon doanya ya.


Tips berikutnya adalah bangkit hubungan pertemanan yang luas. Jika kalian masih semester permulaan, usahakan jalinlah kekerabatan pertemanan yang luas, baik dengan teman se-jurusan atau dengan abang tingkat. Kenapa? Because, kalian sungguh butuh rekomendasi dan masukan untuk dapat berkembang. Kaprikornus jangan pernah letih untuk berguru dan jangan pernah malu untuk bertanya sebab dikala kalian aib untuk berguru, maka kalian akan tertinggal jauh oleh kawan kalian lainnya. Oh iya, memperbanyak kekerabatan juga mampu dilaksanakan dengan bergabung ke dalam UKM atau komunitas yang ada di kampus lho. So, jangan pernah merasa sendirian jika kalian merantau jauh dari kampung halaman, alasannya adalah aneka macam Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) yang ada di setiap kampus terlebih di UINSA Surabaya.


Mungkin kiat yang terakhir yakni jangan pernah lupakan mimpi besarmu. Segeralah lakukan apa yang menjadi kewajibanmu biar tidak menumpuk dikemudian hari. Bagaimana jikalau tidak mempunyai mimpi ? ya, bermimpilah mulai kini. Jangan pernah takut untuk bermimpi alasannya adalah dari mimpi tersebut kalian mungkin mampu antusiasdan termotivasi untuk mencapainya.


Prospek Kerja dan Alumni


Mungkin sahabat-sahabat masih mengajukan pertanyaan-tanya ihwal harapan kerja dari jurusan Hukum keluarga Islam itu apa saja. Baiklah aku jelaskan. Prospek kerja dari alumni HKI ini sangat berbagai kawan-kawan. Misalnya saja, kalian bisa menjadi seorang Aparat Penegak Hukum (seperti hakim, jaksa, advokat, dan sebagainya), Dosen, Pegawai Negeri (Pejabat KUA atau instansi lain), dan aneka macam profesi yang lain. Apalagi di jurusan HKI yang ada di UIN Sunan Ampel Surabaya ini para mahasiswa hingga alumni pun diberikan bekal untuk memasuki dunia kerja. Apa saja bekalnya ? bekal tersebut antara lain, ada acara PPL di Pengadilan Agama dan KUA. Ada Praktik Kemahiran Hukum, serta Klinik Etik dan Advokasi (hasil kerjasama dengan Komisi Yudisial RI).

So, bagi kamu yang ingin kuliah di UINSA dan mengambil jurusan HKI jangan ragu lagi ya. Sebab, telah aneka macam alumni yang ketika ini diterima dan bahkan menjabat di instansi-instansi terkemuka yang ada di Indonesia.


Harapan dan Rencana Setelah Lulus


Terus terang, keinginan dan planning saya sehabis lulus ini sangat ingin magang di kantor advokat/law firm, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Komisi Yudisial RI dan di Pengadilan. Saya sungguh ingin sekali berguru dari para ahli hukum yang ada di instansi-instansi tersebut sembari aku juga mencari pekerjaan supaya karenanya mampu saya tabung untuk meneruskan kuliah S2.

Setelah saya rasa cukup untuk menimba ilmu, mungkin aku akan mendaftar ke instansi-instansi negeri milik negara. Saya sungguh ingin mempunyai penghasilan tetap agar mampu aku manfaatkan untuk hal-hal yang konkret. Karena suatu kebahagiaan tersendiri bagi aku jika mampu membahagiakan orang lain.


Kode konten:X247




Sumber we.com

Jumat, 30 Oktober 2020

Aturan Keluarga Islam Uin Lampung (Adri)

Hallo, Tabik puunn! Perkenalkan, aku Adri Latif  yang kerap disapa Adri dan ada juga yang memanggil aku Adin, saya mahasiswa jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Raden Intan Lampung angkatan 2017. Di sini aku akan sedikit membuatkan pengalaman saya selama menempuh pendidikan di jurusan ini. Yuk simak pengalaman aku.


Bagi sobat-teman yang hendak bertanya atau diskusi, mampu komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum bertanya.


Jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Lampung. Apa itu?


Sekilas apa yang ada dibenak intipers ihwal jurusa ini, kira-kira selama ini saya mencar ilmu apa ya. Ada yang tahu?


Ya. Benar sekali. Sesuai dengan namanya, jurusan ini memang difokuskan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan urusan keluarga. Mulai dari pra-pernikhan (lamaran) sampai pasca menikah semua dibahas di jurusan ini.


Mitosnya, banyak mahasiswa yang minder dengan jurusan ini. Karena merka menilai bahwa jurusan ini hanya terpaku pada bidang hukum keluarga saja dan prosfek kerjanya pun haya menjadi penghulu. Ya mitos ini sangat populer dikalangan mahasiswa jurusan aturan Keluarga Islam terutama bagi mahasiswa gres.


Jurusan ini berada pada Fakultas Syari’ah dan Hukum bareng dua jurusan yang lain yakni Hukum Ekonomi Syari’ah (Muamalah) dan Hukum Tata Negara (Siyasah Syar’iyyah).


Biar gak gundah, yuk kita cari tahu mata kuliah apa saja yang akan didapat di Hukum Keluarga Islam UIN Lampung


Di sini kita akan diajarkan aneka macam ilmu yang terkait dengan hukum keluarga, mirip Fiqih Munakahat (Fiqih Pernikahan), Fiqih Mawaris (Fiqih Kewarisan), Ilmu Falak (Ilmu Astronomi Islam), Tafsir Ahkam Peradilan, Tafsir Ahkam Keluarga, Psikologi Keluarga, Hukum Keluarga Internasonal, Studi Naskah Hukum Keluarga. Ini mata kuliah khusus di bidang hukum keluarga ya intipers. Makara mata kuliah ini hanya ditemukan oleh mahasiswa yang mengambil jaurusan ini.


Biar gak resah, setiap mata kuliah yang ada kata Keluarga itu khusus untuk jurusan ini, sedangkan yang tidak ada kata Keluarga berarti dipelajari juga di jurusan Siyasah (Hukum Tata Nega) dan juga Muamalah (Hukum Ekonomi Syari’ah), namun tidak menjadi mata kuliah penjurusan yang wajib.


Selain berguru pada kajian keislam ihwal hukum keluarga, di jurusan ini juga kita akan menerima mata kuliah lain yang tentunya menjadi mata kuliah khas anak aturan. Ada yang tahu? Ya benar sekali. Di jurusan ini juga kita akan mendapatkan mata kuliah hukum kasatmata (aturan Negara ) mirip  Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Adat, Hukum Agraria, Legal Drafting, Ilmu Perundang-ajakan dsb. Untuk mengasah kesanggupan di bidang hukum kita juga akan mendaptkan  mata kuliah Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata dan Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara.


Sebagai jurusan yang notabene berwawasan keislaman, di jurusan ini juga terdapat mata kuliah Hukum Peradilan Agama dan Hukum Acara Peradilan Agama yang tentunya akan lebih meningkatkan kesanggupan mahasiswanya.


Kok kayaknya berat sekali ya mata kuliahnya? Tidak. Kamu merasa berat alasannya adalah kau belum menjalaninya. Sebelum kamu mengambil mata kuliah tersebut, apalagi dulu kau akan menerima mata kuliah pengantar seperti kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris serta Pengantar Ilmu Hukum yang pastinya akan lebih membuat lebih mudah kau untuk mengerti materi pada mata kuliah di jurusan ini.


Lalu bentuk tugas dan praktikumnya mirip apa?


Tugas khas ini yang sering membuat mahasiwa mahasiswa baper. Kira-kira kenapa ya. Ada yang tahu?


Ya. Tugas dan praktikum di jurusan ini gak jauh-jauh dari duduk perkara keluarga. Seprti pengamatan pada ijab kabul seseorang, observasi ke KUA dan yang paling berkesan yakni ketka kita diminta mempraktikkan preosesi akad nikah oleh Dosen pengampu. Itung-itung sekalian mencar ilmu ya. He he he.


Selain itu, ada juga praktikum Falakiyah. Ini seru banget Intipers. Kita bakalan berguru gimana caranya menetukan arah kiblat dan juga memilih permulaan bulan kalender hijriyyah mirip permulaan bulan bulan Ramadhan yang dalam waktu dekat akan tiba.


Biar pemahaman kita makain dalam perihal problem aturan, di jurusan ini juga kita akan melakukan observasi ke Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama dan Pengadilan Tata Usaha Negara, lalu kita diminta untuk memperaktikkannya pada Praktik Sidang Semu (PPS).


Menarik sekali bukan?


Tips terkhusus untuk mahasiswa baru atau calon mahasiswa baru Hukum Keluarga Islam UIN Lampung


Pertama, tanamkan rasa syukur sebab kalian dapat mersakan duduk di kursi perkuliahan. Karena banyak di luar sana yang menyinginkan itu namun waktu dan peluang belum menghampiri mereka;


Kedua, usahakan pilih jurusan sesuai dengan keinginginanmu. Karena jika tidak, hal itu malah akan menjadi beban bagimu.


Ketiga, jangan terlalu mempertimbangkan persepsi orang terhadap jurusan ini. Karena yakinlah jurusan ini tidak hanya menciptakan penghulu saja. Yakin saja pada keinginan dan cita-citamu.


Prospek kerja jurusan ini bagaimana?


Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya. Jurusan ini tidak cuma menciptakan penghulu saja. Banyak alumni jurusan ini yang telah berkiprah di aneka macam bidang, mulai dari pemerintahan, swasta, dan tentunya pengadilan.


Alumni jurusan ini dapat bekerja selaku Notaris, Advokat, Hakim, Konsultan Hukum, Legal Drafter, Mediator dll. Pada instansi pemerintah alumni jurusan ini mampu menduduki jabatan selaku Penasihat Hukum Pemeintah.


Rencana dan harapan


Setelah menuntaskan pendidkan S1 ini, saya berencana untuk melanjutkan pendidikan S2 pada jurusan yang serupa tetapi di kampus yang berlawanan. Kali ini saya bermaksud akan mengenyam pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Setelah menyelesikan pendidkan nanti, saya akan mulai berkiprah di ranah hukum dan memeberikan pemberian hukum pada masyarakat yang memerlukan.


Kode Konten: X268



Sumber we.com

Kamis, 08 Oktober 2020

Aturan Keluarga Iain Jember (Ridho)

Halo intipers. Perkenalkan nama saya Ridho Syahbibi, mahasiswa program studi Hukum Keluarga / Ahwal Syakhsiyyah IAIN Jember angkatan 2016 dan gres saja lulus di tahun 2020 ini. Disini aku ingin membagikan pengalaman kuliah yang saya lalui selama 8 semester di program studi Hukum Keluarga / Ahwal Syakhsiyyah. Yuk, simak pengalaman saya. Bagi teman-sahabat yang akan bertanya atau diskusi mampu komen di bawah artikel ini. Kalau sempat aku balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok, pastiin kalian baca sampe beres dulu postingan ini.


Bagi teman-sobat yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, mampu komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum mengajukan pertanyaan.


Apa yang dipelajari di Hukum Keluarga / Ahwal Syakhsiyyah IAIN Jember?


Di Hukum Keluarga / Ahwal Syakhsiyyah IAIN Jember mempelajari wacana Hukum Islam yang menyangkut perkawinan, kewarisan, wasiat, hibah, wakaf, zakat, infak, sedekah dan ekonomi syariah. Kita mempelajari dari awal terbentuknya keluarga hingga talak, rujuk dan perceraian. Selain itu kita juga akan mempelajari tata cara peradilan agama maupun tata cara peradilan biasa . Ada pula fikih munakahat, konseling keluarga sakinah. fikih muamalah, fikih jinayah, fikih siyasah, ilmu falak (ilmu astronomi Islam), aturan program peradilan agama, filsafat aturan Islam, sosiologi hukum Islam, hukum perdata, aturan pidana, aturan tata negara, aturan administrasi negara, dan masih banyak lainnya yang menyangkut hukum Islam dan keluarga. Eh iya intipers, di jurusan Hukum Keluarga ini juga ada stigma bahwa mahasiswa yang kuliah di jurusan ini akil dan piawai hukum Islam khususnya hukum keluarga Islam. Ini juga dianggap selaku kandidat menantu idaman karena telah belajar aturan keluarga dan diharapkan dapat membina keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah lho.


Apa bedanya dengan Ilmu Hukum?


Perbedaan sekilas yang mencolok antara jurusan Hukum Keluarga dan Ilmu Hukum yaitu Hukum Keluarga lebih banyak mempelajari hukum Islam dan hukum keluarga Islam. Ilmu Hukum mempelajari aturan aktual (hukum yang berlaku di Indonesia) secara umum. Seperti hukum pidana, aturan perdata, aturan internasional, aturan etika, dan lain sebagainya.


Mata Kuliah dan Dosen favorit?


Di acara studi Hukum Keluarga IAIN Jember, mata kuliah yang dipelajari aneka macam. Seperti: Ilmu Fikih, Pengantar Studi Islam, Pengantar Ilmu Hukum, Pengantar Tata Hukum Indonesia, Bahasa Arab, Ushul Fikih, Kaidah Fikih, Sejarah Peradilan Islam, Fiqh mawarits  dan Hukum Kewarisan Islam, Ekonomi Syariah, Lembaga Keuangan Syariah, Manajemen Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf,, Fiqh Wakaf dan Perwakafan di Indonesia. Akhlak Tasawuf, Ulumul Quran, Ulumul Hadits, Tarikh Tasyri’, Filsafat, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Kajian Kitab Fikih, Sistem Peradilan di Indonesia, Hukum Pertanahan, Pengadilan Agama di Indonesia, Administrasi Pengadilan Agama, Etika Profesi Hukum, Perbandingan Madzhab, Konseling Keluarga Sakinah dan masih banyak lagi.


Mata kuliah favorit saya ada dua. Pertama, mata kuliah ekonomi syariah dan mata kuliah fiqh wakaf dan perwakafan di Indonesia. Hal mempesona yang dipelajari di mata kuliah ekonomi syariah ini adalah kita mempelajari sistem ekonomi syariah/ ekonomi Islam dari pengertian dasarnya sampai penerapannya di kehidupan sehari-hari. Mata Kuliah kedua yang memiliki arti, ialah Fikih wakaf dan Perwakafan di Indonesia. Di mata kuliah ini kita diajarkan segala hal yang berhubungan dengan perwakafan dan aturan wakaf. Insight dari mata kuliah ini banyak berguna bagi aku dalam mengerti perwakafan. Terutama dalam wangsit judul observasi skripsi aku yang juga tentang wakaf.


Selain itu terdapat satu mata kuliah lagi yang berkesan bagi aku, ialah Ilmu Falak. Di dalam matakuliah ini kita akan mencar ilmu astronomi Islam yang mampu diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Seperti penentuan permulaan bulan Ramadhan, pengukuran arah kiblat, permulaan waktu sholat, dll. Sementara dosen favorit aku yakni Pak Ali yang mampu menciptakan diskusi di kelas menjadi interaktif. Pak Hisan yang mempunyai pengetahuan luas dalam bidang aturan dan ekonomi syariah selain itu ia juga penulis yang bagus.


Tips-kiat untuk Mahasiswa Baru di Program Studi Hukum Keluarga IAIN Jember


Mata kuliah di program studi Hukum Keluarga ini banyak berhubungan dengan hukum Islam dan keluarga. Maka, jadikan ilmu yang kita dapatkan untuk menanggulangi permaslahan hukum Islam dan keluarga yang kita miliki. Tips yang lain, yaitu kita mesti memperbarui/mengupdate pengetahuan dan informasi kita perihal hukum Islam dan aturan keluarga, dan peraturan terkait perihal keluarga di Indonesia maupun luar negeri. Hal ini sungguh berkhasiat saat  proses perkuliahan dan pembuatan peran-peran kuliah,


Ikuti organisasi/ magang yang kita minati


Tips berikutnya yakni ikuti organisasi/magang yang kita minati. Banyak kegitan yang ditawarkan di kampus. Seperti mengikuti himpunan mahasiswa program studi, BEM Fakultas, BEM Universitas,Unit aktivitas Mahasiswa (UKM), magang, dll.


Prospek Kerja dan Alumni lazimnya kerja dimana?


Sepengetahuan aku, di acara studi Hukum Keluarga ini profesi utama yang mau digeluti yaitu hakim pengadilan agama. Namun juga ada yang sebagai sekretaris pengadilan agama, panitera pengadilan agama, advokat, penghulu, penyuluh agama,  aggota dewan perwakilan rakyat, pebisnis, wartawan, anggota BAWASLU, KPU, guru, peneliti, dosen (bila lanjut S2)., pebisnis dan masih banyak profesi yang lain yang menyangkut aturan keluarga dan peradilan agama.


Harapan dan rencana sehabis lulus?


Rencana aku sehabis lulus, ialah ingin mengikuti seleksi CPNS di Mahkamah Agung atau Kementerian Agama RI terkait hukum keluarga dan hukum Islam. Seperti penyuluh agama, guru fikih, tenaga administratur dll. Selain itu, juga ingin melanjutkan pendidikan S2 Hukum Keluarga biar nantinya dapat menjadi dosen di bidang Hukum Islam dan Hukum Keluarga di PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) Negeri maupun swasta


Kode Konten: X330



Sumber we.com

Senin, 25 Mei 2020

Hukum Keluarga Islam Uin Maliki Malang (Annisa)

Halo sobat intipers! Aku Annisa Wijayanti Winarsoputri jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Maliki Malang angkatan 2017. Kali ini saya ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang saya ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-sahabat yang mau bertanya atau diskusi, mampu komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum mengajukan pertanyaan. Kalian juga bisa nonton versi videonya lewat link berikut. Klik Disini


Secara umum, Jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Maliki Malang itu mirip apa?


Hukum keluarga islam yakni salah satu jurusan yang berada di rumpun fakultas syariah yang mempelajari mengenai hukum-aturan keluarga seperti perceraian, akad nikah, hak waris, dan jurusan ini sungguh kompleks. Di satu segi juga mempelajari aturan islam, disisi lain mempelajari hukum konvensional jadi di semester awal kita nanti dikasih fondasi-fondasi perihal hukum islam seperti ushul fiqih, ulumul qur’an, ulumul hadits, gres di semester selanjutnya kita mempelajari hukum-hukum konvensional mirip fakultas hukum yang lainnya. 


Bagi kalian yang ingin menerima informasi jurusan dan masuk sekolah tinggi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Apa yang jadi alasan masuk Jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Maliki Malang?


Alasan saya yakni melihat prospek kerja nya itu alhamdulillah banyak di jurusan ini adalah jadi panitera, perantara, hakim, kemudian ada yang kedua saya suka berdiskusi. Di jurusan ini, kita itu banyak bertukar anggapan, berdiskusi, dan ada salah satu mengenai program perihal minat dan talenta adanya low debate community mengenai bagaimana kita untuk bisa mematahkan lawan dalam debat. 


Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?


Mata kuliah dan tugas yang khas itu kita yang pertama ada namanya praktik peradilan, jadi nanti di jurusan itu disediakan kawasan sendiri perihal praktik pengadilan seperti di pengadilan agama karena kita konsentrasinya di pengadilan agama. Lalu yang kedua, nanti ada mata kuliah hukum ekonomi syariah itu ada mengenai mini observasi jadi kita akan berkunjung ke forum-forum ekonomi yang syariah apakah pada praktiknya itu berlangsung sesuai dengan hukum syariah atau tidak.


Kegiatan PKL di KUA

Kegiatan PKL di KUA


Adakah fokus atau kalangan kemampuan di jurusan ini?


Konsentrasi jurusan nanti di semester enam itu ada pelajaran pilihan, jadi kita mampu memilih perihal aturan-hukum konvensional yang belum diajarkan di smester sebelumnya dan konsentrasinya pada semester permulaan itu nanti kita diajarkan fondasi aturan islam mirip ulumul hadits, itu mempelajari salah satu hadits yang perawinya itu harus mampu hingga Nabi Muhammad SAW.Nanti kita akan diajarkan mengidentifikasi hadits soheh, dhoif, atau palsu.


Ada berapa jalur masuk di jurusan kau?


Jalur masuknya ada 3, ada SPANPTKIN (permintaan), tertulis, ada jalur mampu berdiri diatas kaki sendiri yang ketiga. 


Ada kiat buat mahasiswa baru Hukum Keluarga Islam UIN Maliki Malang?


Untuk masuk ke hukum keluarga islam mesti bisa bertukar usulan, mesti banyak-banyak mengasah fikiran. Kalau begitu kita akan berani untuk mengeluarkan pendapat karena rata-rata kuliahnya itu banyak kita yang harus presentasi. Kita mesti banyak upgrade mengenai topik-topik terbaru. Dosen-dosennya itu dapet nilai A itu dilihat dari keaktifan mahasiswa, gak hanya duduk mendengar ceramah, tapi kita mesti bisa mengeluarkan asumsi dan usulan kita. 


Kemudian yang kedua alasannya di hukum islam ini kuliahnya itu pakai buku-buku arab dan bahasa inggris. Kita itu mesti mampu menguasai bahasa arab dan inggris dan utamanya mengenai membaca kitab kuning alasannya adalah kita ada kuliah sendiri tentang kitab kuning itu. Jadi kita harus menguasai ilmu nahwu sorof.


Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?


Prospek kerjanya itu bisa jadi panitera, hakim, mediator, advokat, lalu kita mampu mencar ilmu di KUA, staff legal, sebab kita gelarnya S.H jadi kita bisa berkompetisi dengan lulusan aturan yang lain. 


Apa impian dan planning sesudah lulus?


Setelah lulus, aku ingin melanjutkan S2, agar kita bisa mengupgrade ilmu dan bisa bermanfaat bagi orang lain. 


Q&A



  • Tips semoga diterima di UIN Maliki Malang 


Yang pertama tipsnya mesti di geber tirakat-tirakatnya dulu, Allah dahulu pokoknya mau apa-apa itu kita harus deketin Allah dulu, sehabis itu kita ikhtiarnya seperti banyak-banyak prestasi, soalnya jurusan juga menyaksikan prestasi sebelum masuk



  • Kak Annisa kemarin masuk jalur apa?


Alhamdulillah kemarin jalur ajakan atau SPANPTKIN



  • Mata kuliah yang kak Annisa sukai apa?


Mata kuliah yang saya sukai yaitu administrasi dan psikologi keluarga sakinah, soalnya itu mat kuliah yang sangat urgent, karena kita akan berkeluarga kedepannya bagaimana kita mampu meredam pertentangan antar keluarga, dan mampu mewujudkan keluarga sakinah yang kita idam-idamkan



  • Kasih kiat skill apa yang mesti dimiliki agar kuliah di aturan keluarga islam tanpa kendala?


Kita harus bisa menguasai ilmu nahwi sorof, semoga bisa baca kitab kuning, kemudian bahasa inggris. Karena nantinya ada mata kuliah yang kita sumbernya itu dari bahasa internasional gak hanya bahasa indonesia aja. 


Kode konten: C373



Sumber we.com