Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Maret 2021

Jurusan Kesmas Beda Dong Dengan Jurusan Kesehatan Lainya

Halo.. Perkenalkan aku Mohammad Muflihuddin Paputungan, aku lahir di Manado 14 Agustus 1998, saya umumdisapa Mufli dan saya merupakan mahasiswa aktif di salah satu kampus yang ada di Provinsi Gorontalo yang diketahui dengan serambi madinah yakni kampus peradaban Universitas Negeri Gorontalo. Saya akan menceritakan perjalanan aku datang sebagai perantau di bumi serambi madinah untuk melanjutkan pendidikan aku.


Saya pertama kali menginjakkan kaki di Provinsi Gorontalo pada bulan mei tahun 2016, wakttu aku akan melakukan tes cobaan SBMPTN, dalam seleksi SBMPTN saya mengambil program studi ialah Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat. Karena dalam pemilihan acara studi itu ada 2 opsi maka saya memilih kedua acara studi itu. Setelah saya ikut test. Saya balik ke kota asal saya adalah di Manado. Kemudian selang beberapa bulan, waktu pengumumanyapun datang. Dan dengan sangat menyesal hati yang bercampur aduk sebab saya dinyatakan tidak lulus dalam seleksi SBMPTN. Namun, aku tidak berputus asa, aku terus menjajal masuk melalui jalur mampu berdiri diatas kaki sendiri, yang ialah jalur terakhir untuk masuk di Perguruan Tinggi Negeri khsusunya yang ada di Universitas Negeri Gorontalo.


Sama mirip seleksi SBMPTN, aku juga menentukan ke dua Program studi yang serupa. Dan selang beberapa bulan, pengumuman tes pun datang. Dan Alhamdulillah aku dinyatakan LULUS di Universitas Negeri Gorontalo dengan program studi kesehatan masyarakat. Saya memang suka dengan jurusan kesehatan, namu yang aku tahu itu jurusan kesehatan itu ada kedokteran, keperawatan, bidan dan farmasi. Namun, saya lulus di jurusan kesehatan penduduk yang sebelumnya aku tidak tahu perihal jurusan tersebut. Tetapi, saya tetap bersyukur karena aku telah berhasil lulus di jurusan kesehatan.


Setelah lulus di jurusan kesehatan masyarakat, aku mulai mencari tahu seputar gosip mengenai jurusan kesehatan penduduk di google, dan alhamdulillah aku pun mulai kesengsem dengan jurusan ini. Ternyata jurusan kesehatan masyarakat sungguh berbeda dengan jurusan kesehatan lainya. Dimana, jurusan kesehatan penduduk ini atau biasa diketahui dengan KesMas lebih mengutamakan promotif dan preventif. Nah, kan dalam dunia kesehatan itu ada yang dikenal dengan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Nah, untuk Kesmas sendiri lebih ke Promotif dan preventif. Apa itu promotif dan preventif? Itu ialah salah bentuk pencegahan dan kenaikan kesehatan penduduk agar penduduk tidak sakit melalui promosi kesehatan. Misalnya nih, Bagaimana sikap hidup higienis dan sehat, makanan yang bergizi  dan lain sebagainya. Dan yang lebih penting jurusan kesmas itu TIDAK memegang suntik ataupun obat karena itu, mereka cuma fokus di penawaran spesial dan kenaikan kesehatan masayarakat.


Setelah beberapa bulan saya mencar ilmu di Program studi kesehatan masyarakat, aku mjulai menyadari bahwa menghalangi suatu sikap yang tidak baik untuk kesehatan itu penting ketimbang mengobatinya, alasannya dengan menangkal kita dapat mengurangi angka ajal dan ekonomi kita tidak menurun. Dan ada juga yang membuat aku terpukau dengan jurusan kesmas ini, di jurusan ini ada yang dikenal dengan perumpamaan MIRACLE mirip kita pahami bahwa MIRACLE artinya Keajaiban. Ya, Kesmas merupakan Keajaiban tuhan untuk mencegah persoalan kesehatan yang sering diderita manusia. “MIRACLE” yang merupakan akronim dari Manager (manajer), Innovator (pembaharu), Researcher (peneliti), Apprenticer (mampu belajar dalam tim dan mampu melakukan pekerjaan cepat), Communitarian (merakyat), Leader (memimpin) dan Educator (pendidik). Untuk mampu menjadi Miracle, spesialis kesmas mesti mempunyai basic public health skills. Terdapat beberapa fungsi ilmu kesehatan penduduk , adalah mengkaji dan memantau persoalan kesehatan di masyarakat atau kelompok berisiko dalam upaya mengidentifikasi duduk perkara dan memutuskan prioritas dilema, memformulasikan kebijakan kesehatan, dan menjamin supaya penduduk mempunyai kanal yang sempurna terhadap pelayanan yang cost effective.


Saya makin sadar bahwa jurusan kesehatan penduduk sungguh berlainan dengan jurusan kesehatan lainnya, jurusan kesehatan masyarakat multidisiplin ilmunya, karena kenapa? Di jurusan kesehatan penduduk terdapat 8 Pilar yang akan mahasiswa pilih nanti ketika mereka duduk dibangu perkuliahan semester 5.

8 Pilar atau biasa kita sebut dengan peminatan atau konsentrasi, apa aja sih 8 pilar itu? Pilar itu yaitu Kesehatan lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kesehatan, Gizi masyarakat, Biostatistik, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi. Sangat banyak kan? Itulah Kesmas sangat Multidisiplin keilmuanya. Dan sekarang, saya sudah masuk semester 7 dan sudah di fase semester tamat dan mengambil peminatan Epidemiologi. Untuk tahun aku peminatan, yang terbuka yaitu Kesling, K3, Manajemen RS, Gizi dan Epidemiologi.


Nah kenapa saya memiliki peminatan ini alasannya adalah Epidemiologi ialah ilmu yang umum disebut Mother of Public Health. Epidemiologi tidak hanya mempelajari distribusi penyakit dan aspek faktor penyebab penyakit, namun juga mengkaji segala jenis persoalan kesehatan. Seperti pernyataan dari  WHO berikut ini “Epidemiology is the study of the distribution and determinants of health-related states or events (including disease), and the application of this study to the control of diseases and other health problems.”


Dalam epidemiologi itu kita lebih fokus untuk mencari tahu apa penyebab Masalah kesehatan. Misalnya nih, dalam sebuah desa sudah terjadi wabah atau insiden luar penyakit diare, maka dari situlah mahasiswa epidemiologi turun pribadi ke lapangan untuk mengidentifikasi apa yang menjadi penyabab masalah kesehatan itu di daerah tersebut, sehingga mereka mampu melaporkan hasil survey yang telah mahasiswa epidemiologi ambil untuk di beritahukan ke dinas kesehatan atau puskesmas yang ada di kawasan tersebut. Dengan demikian, dikala telah dikenali penyebabnya maka dengan mudah dapat mencari solusi untuk menangani urusan kesehatan yang ada di kawasan itu.


Itulah kisah aku masuk di Jurusan Kesehatan Masayarakat Universitas Negeri Gorontalo semenjak tahun 2016 sampai sekarang. Saya sangat gembira masuk di jurusan ini, dan dapat mengaplikasikan ilmu kesmas yang saya mampu di dingklik perkuliahan melaui acara berguru lapangan 1,2 dan 3. Karena mahasiswa kesmas tidak hanya membisu di kelas tetapi juga selalu berkecimpung atau berinteraksi eksklusif dengan penduduk . Karena kita S.KM = SehatKan Masyarakat. Terimakasih, Semoga menginpirasi sahabat-teman semua..


Wassalamualaikumm Warrahmatullahi Wabarakatuh…


Kode Konten : KL035



Sumber we.com

Minggu, 21 Maret 2021

Jurusan Kesmas Beda Dong Dengan Jurusan Kesehatan Lainya (Part 2)

Halo.. Perkenalkan aku Mohammad Muflihuddin Paputungan, saya lahir di Manado 14 Agustus 1998, aku umumdisapa Mufli dan aku ialah mahasiswa aktif di salah satu kampus yang ada di Provinsi Gorontalo yang diketahui dengan serambi madinah yaitu kampus peradaban Universitas Negeri Gorontalo. Saya akan menceritakan perjalanan aku tiba selaku perantau di bumi serambi madinah untuk melanjutkan pendidikan aku.


Saya pertama kali menginjakkan kaki di Provinsi Gorontalo pada bulan mei tahun 2016, wakttu aku akan melakukan tes cobaan SBMPTN, dalam seleksi SBMPTN aku mengambil acara studi adalah Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat. Karena dalam penyeleksian program studi itu ada 2 pilihan maka aku menentukan kedua acara studi itu. Setelah saya ikut test. Saya balik ke kota asal aku yaitu di Manado. Kemudian selang beberapa bulan, waktu pengumumanyapun datang. Dan dengan sungguh menyesal hati yang bercampur aduk karena saya dinyatakan tidak lulus dalam seleksi SBMPTN. Namun, aku tidak berputus asa, saya terus mencoba masuk lewat jalur mampu berdiri diatas kaki sendiri, yang merupakan jalur terakhir untuk masuk di Perguruan Tinggi Negeri khsusunya yang ada di Universitas Negeri Gorontalo.


Sama mirip seleksi SBMPTN, saya juga memilih ke dua Program studi yang sama. Dan selang beberapa bulan, pengumuman tes pun datang. Dan Alhamdulillah aku dinyatakan LULUS di Universitas Negeri Gorontalo dengan program studi kesehatan penduduk . Saya memang suka dengan jurusan kesehatan, namu yang saya tahu itu jurusan kesehatan itu ada kedokteran, keperawatan, bidan dan farmasi. Namun, saya lulus di jurusan kesehatan penduduk yang sebelumnya saya tidak tahu tentang jurusan tersebut. Tetapi, saya tetap bersyukur alasannya saya telah sukses lulus di jurusan kesehatan.


Setelah lulus di jurusan kesehatan penduduk , aku mulai mencari tahu seputar isu tentang jurusan kesehatan penduduk di google, dan alhamdulillah saya pun mulai tertarik dengan jurusan ini. Ternyata jurusan kesehatan penduduk sungguh berbeda dengan jurusan kesehatan lainya. Dimana, jurusan kesehatan penduduk ini atau biasa diketahui dengan KesMas lebih memprioritaskan promotif dan preventif. Nah, kan dalam dunia kesehatan itu ada yang diketahui dengan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Nah, untuk Kesmas sendiri lebih ke Promotif dan preventif. Apa itu promotif dan preventif? Itu ialah salah bentuk pencegahan dan kenaikan kesehatan penduduk biar penduduk tidak sakit melalui penawaran spesial kesehatan. Misalnya nih, Bagaimana sikap hidup higienis dan sehat, kuliner yang bergizi  dan lain sebagainya. Dan yang lebih penting jurusan kesmas itu TIDAK memegang suntik ataupun obat sebab itu, mereka cuma konsentrasi di penawaran khusus dan kenaikan kesehatan masayarakat.


Setelah beberapa bulan saya berguru di Program studi kesehatan masyarakat, saya mjulai menyadari bahwa menghalangi suatu perilaku yang tidak baik untuk kesehatan itu penting ketimbang mengobatinya, karena dengan mencegah kita mampu meminimalkan angka akhir hayat dan ekonomi kita tidak menurun. Dan ada juga yang menciptakan aku terpukau dengan jurusan kesmas ini, di jurusan ini ada yang dikenal dengan perumpamaan MIRACLE mirip kita pahami bahwa MIRACLE artinya Keajaiban. Ya, Kesmas ialah Keajaiban dewa untuk mencegah duduk perkara kesehatan yang sering diderita insan. “MIRACLE” yang ialah singkatan dari Manager (manajer), Innovator (pembaharu), Researcher (peneliti), Apprenticer (mampu berguru dalam tim dan mampu melakukan pekerjaan cepat), Communitarian (merakyat), Leader (memimpin) dan Educator (pendidik). Untuk bisa menjadi Miracle, seorang ahli kesmas mesti mempunyai basic public health skills. Terdapat beberapa fungsi ilmu kesehatan penduduk , yakni mengkaji dan memantau persoalan kesehatan di masyarakat atau golongan berisiko dalam upaya mengidentifikasi persoalan dan memutuskan prioritas persoalan, memformulasikan kebijakan kesehatan, dan menjamin biar masyarakat memiliki terusan yang sempurna terhadap pelayanan yang cost effective.


Saya semakin sadar bahwa jurusan kesehatan masyarakat sangat berbeda dengan jurusan kesehatan lainnya, jurusan kesehatan masyarakat multidisiplin ilmunya, alasannya kenapa? Di jurusan kesehatan penduduk terdapat 8 Pilar yang hendak mahasiswa pilih nanti dikala mereka duduk dibangu perkuliahan semester 5.

8 Pilar atau biasa kita sebut dengan peminatan atau konsentrasi, apa aja sih 8 pilar itu? Pilar itu yakni Kesehatan lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kesehatan, Gizi masyarakat, Biostatistik, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi. Sangat banyak kan? Itulah Kesmas sungguh Multidisiplin keilmuanya. Dan sekarang, saya telah masuk semester 7 dan sudah di fase semester simpulan dan mengambil peminatan Epidemiologi. Untuk tahun aku peminatan, yang terbuka ialah Kesling, K3, Manajemen RS, Gizi dan Epidemiologi.


Nah kenapa saya memiliki peminatan ini sebab Epidemiologi ialah ilmu yang biasa disebut Mother of Public Health. Epidemiologi tidak hanya mempelajari distribusi penyakit dan aspek faktor penyebab penyakit, tetapi juga mengkaji segala jenis persoalan kesehatan. Seperti pernyataan dari  WHO berikut ini “Epidemiology is the study of the distribution and determinants of health-related states or events (including disease), and the application of this study to the control of diseases and other health problems.”


Dalam epidemiologi itu kita lebih fokus untuk mencari tahu apa penyebab Masalah kesehatan. Misalnya nih, dalam suatu desa telah terjadi wabah atau insiden luar penyakit diare, maka dari situlah mahasiswa epidemiologi turun pribadi ke lapangan untuk mengidentifikasi apa yang menjadi penyabab masalah kesehatan itu di daerah tersebut, sehingga mereka dapat melaporkan hasil survey yang sudah mahasiswa epidemiologi ambil untuk di beritahukan ke dinas kesehatan atau puskesmas yang ada di kawasan tersebut. Dengan demikian, saat telah diketahui penyebabnya maka dengan gampang dapat mencari penyelesaian untuk menanggulangi persoalan kesehatan yang ada di kawasan itu.


Itulah cerita saya masuk di Jurusan Kesehatan Masayarakat Universitas Negeri Gorontalo semenjak tahun 2016 hingga kini. Saya sangat besar hati masuk di jurusan ini, dan mampu mengaplikasikan ilmu kesmas yang saya mampu di kursi perkuliahan melaui acara berguru lapangan 1,2 dan 3. Karena mahasiswa kesmas tidak hanya membisu di kelas namun juga selalu terjun atau berinteraksi eksklusif dengan penduduk . Karena kita S.KM = SehatKan Masyarakat. Terimakasih, Semoga menginpirasi teman-sahabat semua..


Wassalamualaikumm Warrahmatullahi Wabarakatuh…


CP :


Instagram : @mufli_paputungan


No tlp : 085298649738


Email : muflipaputungan@gmail.com


 


Kode Konten : KL013



Sumber we.com

Sabtu, 21 November 2020

Kesehatan Masyarakat Undana / Universitas Nusa Cendana (Rani)

Halo Intipers, perkenalkan nama aku Rani Setyahadi Karno. Mahasiswa dari program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Undana (Universitas Nusa Cendana) Angkatan 2018. Melalui artikel ini aku akan membagikan pengalaman kuliah yang sudah saya lalui selama 4 semester. Bagi rekan-rekan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pertumbuhan kesehatan di Indonesia dan terpesona mempelajari ilmu kesehatan masyarakat, maka program studi ini sangat sesuai untuk didalami.


Bagi sahabat-sobat yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, mampu komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum mengajukan pertanyaan.


Apa yang di pelajari di Ilmu Kesehatan Masyarakat Undana?


Program studi kesehatan penduduk mempelajari ilmu dan seni perihal upaya-upaya untuk menangkal penyakit, memperpanjang massa hidup dan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan cara pengorganisasian penduduk . Walaupun kesehatan masyarakat mengarah pada jenis keilmuan saintek, tetapi penerapannya lebih bersifat soshum.


Ruang lingkup Ilmu kesehatan penduduk sangatlah luas. Tidak senantiasa bekerjasama dengan penyakit, tetapi ilmu kesehatan masyarakat selalu mengkaji dan menganalisis akar dari sebuah persoalan kesehatan sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan secara cepat dan sempurna. Hal ini perlu dijalankan sebab persoalan kesehatan yang dihadapi oleh penduduk Indonesia dikala ini bersifat multikausal. Oleh alasannya adalah itu, pemecahannya mesti secara multidisiplin. Ilmu kesehatan penduduk dapat juga diartikan selaku ujung tombak pembangunan kesehatan di Indonesia. Kesehatan masyarakat membantu menanggulangi dilema sedini mungkin dan menanggapi dengan tepat untuk menyingkir dari kemajuan penyakit yang lebih luas.


Banyak orang awam yang salah mengartikan harapan dari mahasiswa yang mendalami ilmu kesehatan penduduk . Seperti halnya ahli kesehatan penduduk sering dianggap mempunyai tugas dalam bidang penyembuhan penyakit. Hal ini merupakan anggapan yang keliru karena pada dasarnya hebat kesehatan penduduk memiliki tugas untuk mempekerjakan masyarakat lewat tindakan-langkah-langkah penawaran khusus hidup sehat untuk meningkatkan kesehatan (promotif), yang secara langsung maupun tidak eksklusif mampu menghalangi terjadinya bengkak suatu penyakit pada kelompok masyarakat (preventif) dengan didasarkan pada prinsip paradigm sehat. Lain halnya dengan ilmu kedokteran berfokus pada pengobatan individu yang sakit baik secara fisik, mental, maupun sosial agar mampu beraktifitas kembali seperti sedia kala. Meskipun berlawanan, kedua bidang keilmuan ini bekerja secara sinergis untuk memajukan derajat kesehatan penduduk setinggi-tingginya.


Mata Kuliah dan Dosen Favorit di Kesehatan Masyarakat Undana?


Secara garis besar, banyak mata kuliah yang dipelajari pada program studi ilmu kesehatan penduduk seperti Biomedik, Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Dasar Kependudukan, Komunikasi Kesehatan, Ekonomi Kesehatan, Kespro KIA, Biostatistika Deskriptif dan Inferensial, Surveilans Kesehatan Masyarakat, Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan, dan lain sebagainya. Namun dari sekian banyak mata kuliah, Etika dan Hukum Kesehatan menjadi mata kuliah yang paling saya sukai. Ketertarikan saya kepada mata kuliah ini dikarenakan pada sesi perkuliahan tersebut membicarakan wacana penerapan aturan dan instruksi etik dalam profesi kesehatan biar dalam melaksanakan tugasnya. Tenaga kesehatan dapat melayani, melindungi serta menjamin hak pasien dengan baik tanpa perlakuan yang diskriminatif. Tidak hanya berperan dikala seorang tenaga kesehatan menawarkan pelayanan kesehatan di akomodasi kesehatan (RS atau Puskesmas), budpekerti yang baik juga menjadi modal utama seorang penyuluh kesehatan untuk menerima penerimaan dari penduduk perihal program kesehatan yang disampaikan.


Berbicara ihwal dosen favorit, maka dosen favorit saya ialah pak Eryc Haba Bunga, S.KM., M. Epid dan ibu Yuliana Radja Riwu, S.KM., M.Si. Menurut saya, dalam menyampaikan materi perkuliahan, mereka condong menggunakan bahasa yang sederhana dan lebih menitikberatkan pada implementasi keilmuan di lapangan sehingga bahan gampang dimengerti oleh mahasiswa.

Tugas yang diberikan pada tiap sesi perkuliahan tentu berlawanan-beda tergantung pada kebijakan dosen pengampuh mata kuliah. Namun kebanyakan peran diberikan dalam bentuk karya tulis, baik berbentukmakalah maupun paper yang dibarengi dengan pengerjaan power point dan video untuk penyajian. Tugas-tugas tersebut pastinya juga sungguh berguna untuk melatih kesanggupan menulis dan berpikir inovatif sebagai antisipasi pengerjaan skripsi nantinya.


Konsentrasi di Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Undana?


Terdapat 5 bidang konsentrasi ilmu yang akan dipilih ketika mahasiswa berada pada semester 5 ialah:



  1. Epidemiologi dan Biostatistika: berkonsentrasi pada analisis sifat dan penyebaran aneka macam masalah kesehatan dalam suatu masyarakatserta mempelajari sebab timbulnya dilema. Kemudian diinterpretasikan dalam dara statistik untuk tujuan pencegahan maupun penanggulangan.

  2. Administrasi dan Kebijakan Kesehatan: berkonsentrasi pada serangkaian proses menyangkut penyusunan rencana, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, pengkoordinasian dan penilaian terhadap banyak sekali upaya kesehatan demi terciptanya kondisi sehat.

  3. Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja: berfokus pada upaya untuk memperbaiki dan memaksimalkan lingkungan hidup maupun lingkungan kerja manusia semoga terhindar dari penyakit balasan kerja. Sekaligus mendukung terwujudnya kesehatan yang optimum.

  4. Gizi Kesehatan Masyarakat: berkonsentrasi pada upaya preventif dan promotif untuk menghalangi terjadinya gangguan gizi pada kalangan masyarakat.

  5. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku: berkonsentrasi pada upaya untuk menolong individu dan penduduk dalam memajukan kesanggupan dan keterampilannya mengendalikan banyak sekali faktor yang kuat pada kesehatan, sehingga dapat memajukan derajat kesehatannya.


  6. Pengabdian pada masyarakat BEM PT Undana



Tips-kiat untuk Maba di Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat


Ada beberapa hal yang dapat kita kerjakan biar kehidupan kita sebagai mahasiswa tidak terlalu monoton dan menjemukan ialah:



  1. Ikuti organisasi/magang yang kita banget!

    Ada banyak sekali macam kegiatan baik intra maupun tambahan sebagai wadah pengembangan potensi dan kemampuan mahasiswa. Diantaranya mengikuti aktivitas himpunan program studi, BEM/BLM fakultas maupun universitas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM Kerohanian, UKM kewirausahaan), paduan bunyi Vox Gaudentia, magang di LSM maupun dinas kesehatan dan lain sebagainya. Ikuti kegiatan-kegiatan tersebut dan jangan takut untuk keluar dari zona tenteram. Dengan mengikuti organisasi dan kepanitiaan, mahasiswa akan berpengalaman untuk memanajemen waktu, membangun kekerabatan yang lebih luas, mengembangkan soft skills, sekaligus memperbesar pengalaman dan wawasan yang tidak ditemukan di kelas. Namun perlu diingat bahwa perlu ada keseimbangan antara perkuliahan dan acara organisasi. Jangan terlalu menyibukan diri dengan acara organisasi. Hal tersebut akan menyebabkan mahasiswa menjadi tidak konsentrasi dalam mengikuti perkuliahan karena waktunya dihabiskan untuk aktivitas.

  2. Ikuti pelatihan dan kontes untuk mengasah dan memperdalam pengetahuan

    Kita mampu memanfaatkan handphone untuk mencari info ihwal seminar-pelatihan online maupun kegiatan lomba sesuai dengan minat yang kita miliki. Ada berbagai manfaat yang dapat kita peroleh dengan mengikuti seminar atau kontes. Bisa memperluas pengetahuan, menjalin relasi dengan sobat gres tanpa terbatas ruang, pengalaman berguna serta hadiah dan akta selaku tanda penghargaan.

  3. Rajin mencari gosip beasiswa

    Ada beberapa beasiswa yang pastinya sungguh berkhasiat untuk menunjang kehidupan mahasiswa yakni beasiswa Bidikmisi, beasiswa PPA, beasiswa YVDMI, beasiswa Mindo Campus, dan masih banyak lagi.


Prospek Kerja dan Alumni  Biasanya Kerja di Mana?


Lulusan acara studi ilmu kesehatan penduduk akan menemukan gelar sarjana kesehatan masyarakat (S.KM) dan dapat melakukan pekerjaan di bab administrasi kebijakan kesehatan, baik di Rumah Sakit, klinik maupun asuransi kesehatan. Alumni juga dapat berkarir selaku mahir kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di banyak sekali perusahaan. Bekerja selaku promotor kesehatan, peneliti dan dosen di bidang kesehatan penduduk .


Harapan dan Rencana Setelah Lulus ?


Saya ingin melakukan pekerjaan selaku tim anggota tenaga kesehatan di nusantara sehat karena ingin membangun kesehatan Indonesia dari tempat 3T. Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) masih minim akomodasi dan tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat disana. Rendahnya tingkat pengetahuan dan perekonomian masyarakat menjadikan mereka tidak dapat mengoptimalkan jalan masuk terhadap kemudahan kesehatan dan daya beli masakan yang bergizi. Hal tersebut berefek pada meningkatnya penyakit dan ajal yang sebaiknya mampu dicegah sejak dini seperti Stunting, Covid-19 dll. Permasalahan tersebut membuka hati dan pikiran saya untuk mampu memperbaiki derajat kesehatan penduduk pada tempat bersangkutan.


Kode Konten: X251



Sumber we.com

Jumat, 06 November 2020

Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (Mutiara)

Hello sahabat intipers! Salam kenal. Aku Mutiara Devica dari jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas angkatan 2016.  Alhamdulillah ketika ini aku telah menyelesaikan kuliah. Aku akan membagikan pengalamanku selama berkuliah kepada sahabat intipers. So, tunggu apa lagi hayuk intip keseruan pengalamanku sahabat intipers.


Bagi sahabat-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu artikel ini sebelum bertanya.


Apa Sih Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat?


Dalam bidang kesehatan upaya kesehatan terbagi menjadi empat yakni upaya promotif, upaya preventif, upaya kuratif dan upaya rehabilitatif Sobat intipers, dari keempat upaya kesehatan tersebut ilmu kesehatan masyarakat berfokus pada upaya promotif dan upaya preventif. Tujuannya adalah untuk menurunkan angka kesakitan serta angka ajal dari suatu penyakit.


Nah sahabat intipers, mahasiswa kesmas sering memberikan isu serta permintaan atau undangan kepada penduduk untuk senantiasa berpola hidup bersih dan sehat serta selalu menjaga kesehatan dengan begitu mahasiswa kesmas mempunyai wawasan yang luas selain itu juga mampu mengasah public speaking. Kemampuan lain yang dapat dimiliki oleh mahasiswa kesmas yaitu menciptakan media promosi baik itu media cetak maupun media elektronik yang dipakai untuk acara penyuluhan, isi atau pesan yang disampaikan lewat media tersebut mesti dirancang oleh mahasiswa kesmas sehingga mengasah kemampuan untuk berpikir kritis.


Ada Beberapa Konsentrasi dalam Ilmu Kesehatan Masyarakat


Sobat intipers, jurusan ilmu kesehatan penduduk di Universitas Andalas terbagi menjadi lima konsentrasi. Aku bakalan ngebahas satu persatu konsentrasi yang ada buat teman intipers.



  1. Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)


Konsentrasi yang mempelajari serangkaian aktivitas atau proses penyelenggaraan dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Merancang anutan pelaksaaan kegiatan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan penduduk .



  1. Epidemiologi dan Biostatistik


Konsentrasi yang mempelajari perihal distribusi dan frekuensi penyebaran penyakit menurut orang, tempat, dan waktu. Lalu dikerjakan pendataan dan analisis penyakit untuk menjadi dasar dilakukannya penanggulangan penyakit. Dalam kondisi pandemi saat ini ilmu epidemiologi sangat diperlukan untuk penentuan kebijakan yang mau dilaksanakan.



  1. Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3KL)


Konsentrasi yang mempelajari perihal upaya untuk membuat tempat kerja yang kondusif, sehat, dan terbebas dari banyak sekali bahaya dan mempelajari kekerabatan interaksi antara komponen lingkungan yang memiliki potensi bahaya bagi kesehatan penduduk .



  1. Kesehatan Reproduksi


Konsentasi yang memperlajari wacana kesehatan reproduksi pada setiap daur hidup mulai dari bayi, balita, anak, akil balig cukup akal, akil balig cukup akal serta cara melihara kesehatan metode reproduksi semoga terbebas dari aneka macam penyakit.



  1. Gizi Masyarakat


Konsentrasi yang mempelajari wacana  jenis zat gizi dan zat non gizi dalam pangan, aspek penyebab langsung dan tidak langsung yang mensugesti status gizi yang sasarannya fokus pada setiap daur kehidupan insan mulai dari bayi, sampai lansia serta upaya pencegahan dan penanggulangan problem gizi jelek.


Kehidupan Mahasiswa Kesmas dan Mata Kuliah Favorit


Kegiatan dedikasi dan penyuluhan kesehatan ke masyarakat maupun sekolah ialah salah satu acara wajib yang dijalankan oleh mahasiswa kesmas baik itu permintaan mata kuliah maupun aktivitas organisasi. Kuliah dengan jurusan kesmas dijamin teman intipers gak bakalan jenuh deh, sekurang-kurangnyasetiap bulannya ada aja acara sehingga bisa berinteraksi dengan orang yang baru diketahui . Contoh aktivitas pengabdian di penduduk , adalah kegiatan bantu-membantu bareng membersihkan pekarangan warga, penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) serta santunan berita tentang faedah dari TOGA. Kegiatan lainya yang sering dikerjakan penyuluhan kesehatan di sekolah dengan memperagakan 6 langkah basuh tangan.


Di semester 7 kita akan melakukan PBL (Pengalaman Belajar Lapangan) di puskesmas yang sudah ditentukan oleh kampus. Dalam abad PBL ini kita dituntut untuk menerapkan segala teori yang telah kita mampu selama proses pembelajaran, menjajal melihat berbagai urusan kesehatan yang ada di puskesmas kawasan kita betugas. Dengan telah mengetahui problem kesehatan yang ada maka kita mesti memilih masalah yang akan menjadi prioritas untuk diatasi. Setelah mengetahui duduk perkara yang menjadi prioritas kita melaksanakan analisa terdapat dilema tersebut dengan mencari tahu penyebab dari duduk perkara tersebut dan mencarikan jalan keluarnya. Selanjutnya dengan mengenali pemecahan problem kita komunikasikan terhadap penduduk pemecahan dilema tersebut untuk direalisasikan agar hal tersebut tidak menjadi sumber persoalan kesehatan. Kita juga diberikan peluang untuk magang selama satu bulan di instansi pemerintahan atau perusahan sesuai dengan daerah yang kita pilih untuk mampu mencicipi dunia kerja. Gimana teman intipers menarik bukan jurusan kesmas?


Dosen Favoritku


Di Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas ada dua orang dosen favoritku, adalah ibu Septia Pristi Rahmah, SKM., MKM bidang yang difokuskan yakni kualitas udara dan ibu Putri Nilam Sari, SKM., M. Kes dengan bidang yang difokuskan yakni dampak perubahan iklim dengan kesehatan penduduk , administrasi tragedi dalam kesmas. Beliau sekaligus menjadi dosen pembimbing skripsiku. Bagi teman intipers yang ingin berkenalan dengan dia, masuk Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Unand yaitu salah satu caranya.


Praktikum pengamatan di TPA


Tips Buat Maba yang Mau Makara Mahasiswa Kesmas


Sobat intipers saya ada beberapa tips nih buat maba kesmas! Pertama, usahakan sobat intipers mengikuti organisasi yang ada di kampus alasannya adalah pengalaman yang kita dapat bakalan menjadi bekal buat kita mencari pekerjaan nanti. Namun, teman intipers mesti ingat nih jangan hingga keasikan organisasi lalu kuliah jadi ketinggalan. “kuliah nomor satu, tetapi organisasi tak maudinomor duakan”. Intinya kita harus bisa memanajemen waktu dengan baik. Kedua, carilah beasiswa untuk dapat memenuhi keperluan selama kuliah supaya tidak memberatkan orang tua. Berbagai macam beasiswa yang ditawarkan hanya saja kita harus rajin mengakses gosip tersebut. Ketiga, ikuti perlombaan yang ada sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Mengikuti perlombaan mampu membangun rasa percaya diri dan jiwa kompetitif. Keempat, jalin hubungan yang baik dengan dosen, senior serta teman seangkatan.


Prospek Kerja Mahasiswa Kesmas


Sobat intipers, setelah lulus kita akan bergelar S.KM (Sarjana Kesehatan Masyarakat) banyak juga yang bilang Sarjana Kesayangan Mertua hehhe.. Lulusan kesmas memiliki prospek kerja, adalah Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, klinik, puskesmas, rumah sakit, BNN (Badan Narkotika Nasional), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan hidup, Ahli epidemiologi, andal gizi, dosen/pengajar, peneliti.


Nah itu sedikit klarifikasi dari saya perihal jurusan ilmu kesehatan masyarakat teman intipers. Gimana sobat intipers banyak keuntungan yang bakalan kita dapatkan bukan? Aku sungguh menyarankan buat sobat intipers yang memiliki rasa ingin berkontribusi yang tinggi dan senang berinteraksi dengan banyak orang untuk masuk ke jurusan kesehatan penduduk deh.


“Selagi ada waktu jangan pernah takut untuk berbuat baik. Kadang, tanpa kita sadari kebaikan sekecil apa pun yang kita kerjakan akan memiliki pengaruh bagi orang lain”. Kaprikornus tunggu apalagi yuk masuk jurusan ilmu kesehatan masyarakat sahabat intipers!


Bagi sobat intipers yang mempunyai pertanyaan boleh lewati di kolom komentar nanti bakalan saya bantu jawab. Thank you. Stay safe everyone!


Kode konten: X266



Sumber we.com

Selasa, 03 November 2020

Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (Ara)

O hallo hai Sobat Intipers! Kenalin, aku Zuhrah Syartija, atau kau mampu panggil saya Ara, saya mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas tahun 2017. Fyi, kini aku aktif didunia pengabdian masyarakat (Volunteer) untuk Sumatera Barat. Penasaran gasih wacana Fakultas Kesehatan Masyarakat, sebenernya ngapain sih kak ?, Yuk, scroll kebawah buat ngintip sedikit ceritaku didunia perkuliahan Jurusan Kesehatan penduduk !


Bagi teman-sahabat yang hendak bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu artikel ini sebelum mengajukan pertanyaan.


First, yuk bedain Fakultas sama Jurusan/Prodi


Kadang suka gundah kan ya, eh apaan sih bedanya fakultas sama jurusan.. Masih resah? Langsung ke teladan ni yaa, jadi Fakultas Kesehatan Masyarakat itu punya 2 jurusan/Prodi, adalah Prodi Ilmu Gizi dan Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Apa bedanya kak? Ya terang, gelar kamu aja juga beda, bila kamu masuk prodi/jurusan Ilmu Gizi, kau bakalan bergelar S.Gz, sedangkan jikalau kau masuk Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) kau bakalan punya gelar SKM. Belajarnya beda ya kak? Ya terang beda dong, Yuk terus scroll kebawah


Ilmu Kesehatan Masyarakat itu ngapain sih kak? Jadi Bidan? di puskesmas?


Weits, sering banget nih saya denger pertanyaan ini baik dari temen temen di Sekolah Menengan Atas bahkan bapak ibu di komplek. Hahaha. Loh, emangnya itu salah ya kak? Umm, ga juga sih, ada bener dan salahnya hihi. Oke, kita kulik ya. Makara bidan? Noo, bidan dan Kesehatan masyarakat itu berlainan sahabat. Di puskesmas? Iyaa, kamu bakalan bergaul didunia kerja itu nantinya. Tapiii, nah ada tapinya loh. Kegiatan kita itu ga sebatas ihwal kehidupan di puskesmas. Mau ke Dinas Kesehatan juga bisa, ke kementrian Kesehatan juga bisa, mau kerja diperusahaan ternama? Juga mampu dong, mau membuatrumah sakit? Juga bisa banget malahaan.


Emang ngapain aja belajarnya kak, kok mampu sebanyak itu lapangan kerjanya? Nah gini, buat temen temen yang emang bener-bener awam dengan Ilmu Kesehatan penduduk , Ilmu Kesehatan penduduk itu ialah salah satu jurusan yang santuy banget! hah? Kok bisa kak? Yaiyalah santuy, saking santuynya ya kerja kita tu jalan sama masyarakat sekitar. Hahahaha. Kerenkan? Anak kesmas ini senengnya pergi kemasyarakat buat jalan dan ngobrol santuy sama masyarakat, namun ngobrol santuynya itu yang pastinya berisi tentang upaya promotif dan preventif untuk Kesehatan masyarakat itu sendiri.


Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas konsentrasinya apa aja nih kak?


Ilmu Kesehatan Masyarakat itu banyak banget cabang ilmunya. Nah mirip di beberapa postingan sebelumnya yang udah dijelasin, ada beberapa fokus yang mampu kamu pilih dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat ini, Cekidot




  1. AKK (Analisis Kebijakan Kesehatan) si kandidat sosialita.




Kamu harus banget sih masuk AKK ini, kenapa? alasannya semuanya akan serba terhitung dan terencana. Tau ga yang bisa menyelesaikan urusan biaya untuk seluruh kegiatan pengabdian masyarakat? Ya si AKK ini, yang bisa nyelesaikan perkiraan rumit wacana biaya yang harus ada sebelum ngadain acara kesehatan? ya si AKK ini. Atau kamu terpesona nih buat ngubek-ngubek kebijakan kesehatan di Indonesia yang kadang membuatgemes sendiri? Ya si AKK ini pastinya kawan karib kamu. Dan fyi, anak AKK itu cantik bagus dan tampan ganteng loh sobat, hihi makanya jadi calon sosialita. Garda terdepannya tenaga kesehatan kalo sedang berada kemudahan kesehatan nih.




  1. Kespro si calon menantu idaman




Kespro itu kependekan dari Kesehatan Reproduksi, kebayang dong belajarnya perihal apa. Kaprikornus di kesehatan reproduksi ini bakalan ngajarin kamu semua wacana “apa-apanya” kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi manusia loh ya. Bahkan kalian juga bakal diajarin hal apa-apa aja yang boleh dan dihentikan tentang reproduksi kamu. Baik secara raga dan mental. Inget. Fokusan Ilmu Kesehatan Masyarakat berada pada upaya promotive dan preventif, jadi kau bakalan dijodohin sama gimana kamu ngadepin persoalan, gimana kau mesti menghalangi dilema kesehatan reproduksi baik dari umur balita, anak-anak, akil balig cukup akal, cukup umur, bahkan lansia sekalipun. Nah, gimana gajadi menantu idaman, wong dari bayi ampe lansia diperhatiin kesehatannya luar dalam. Yakaan?




  1. Epidemiologi dan biostatistika si kandidat akademisi




Naah, sampe nih kita ke “mamaknya dunia Kesehatan Masyarakat”. Hah? Maksudnya kak? Jadii, FYI buat kau yang belum tau, Ilmu Kesehatan Masyarakat itu punya mamak, ibu, mother, mimi, mamah, mommy, apalagi tu sebutannya. Kenapa? karena emang bidang ilmu inilah yang muncul jadi garda terdepannya upaya preventif dan promotive. Makara, si Epid ini senengnya memperhitungkan dan meramal kejadian selanjutnya.


Wuidiih, ngeramal, udah kaya peramal kak. Haha, takjil. Si epid ini emang ntar bakal diajarin bagaimana memperhitungkan apa yang akan terjadi dan apa yang sedang terjadi. Kaprikornus seperti saat keadaan pandemic gini, nah para epiders ini lah yang akan memperhitungkan bagaimana kondisi Kesehatan Masyarakat jika keputusan A dilaksanakan atau keputusan B dilakukan. Keren dong bisa jadi peramal? hihi




  1. Gizi Kesehatan Masyarakat yang mampu bikin kamu sehat Sentosa




Nah, si gizi Kesehatan Masyarakat ini unik banget loh. Knapa unik? Hayo disini ngaku yang masih bingung ihwal diet, ada yang bilang harus ini itu, kadar ini itu. hei hei, lebih baik nih tanyain sama si gizi Kesehatan Masyarakat. Dia lebih tau perihal itu. Jadi buat kamu yang lagi struggle sama keadaan gizi kau, mampu banget masuk ke gizi Kesehatan Masyarakat. Dan ga hanya struggle sama kondisi gizi kau sendiri. Gizi di masyarakat juga diperhitungkan sama si gizi ini. Taukan Indonesia darurat stunting? Nah si gizi Kesehatan Masyarakat inilah yang bakalan bantu kamu mikirin jalan keluar dari masalah stunting itu.




  1. K3 dan KL si calon traveler




Wah kak, asik banget jadi traveller. Lah iya dong, kan dah dikatakan kan hobinya jalan sama masyarakat. Hihi. Jadi kepanjangan K3 KL ini yaitu Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan, sesuai kepanjangannya, si K3KL ini seneng banget ngebahas tentang keselamatan kerja, kesehatan lingkungan, aturan yang harus ada sebelum adanya perusahaan, hal apa yang mesti jadi timbal balik buat mendukung sector kesehatan disekitar perusahaan, dll. Tau ga teman intipers bila perusahaan mau bangkit gedungnya, si K3dan si KL sangat sangat diperlukan. Nah ini cocok banget buat sahabat Intipers yang suka jenis kerjaan proyek. Keren kan?


Nah apa bedanya tu kak sama Ilmu Gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat?


Bedanya berada pada proses pembelajarannya. Saat IKM seringnya jalan bersamamasyarakat, si Ilmu Gizi ini senengnya jalan jalan di Laboratorium. Walah? Kok sejauh itu bedanya kak? Iya emang gitu. Tapi bukan bermakna Ilmu Gizi tidak bermasyarakat loh ya. Ilmu Gizi juga mencar ilmu perihal bagaimana mengatasi persoalan kesehatan di penduduk , cuma porsinya aja yang berlawanan. Namanya mahasiswa itu bakalan jadi pelayannya penduduk kan Sobat Intipers. Next bakalan kita kupas lebih jauh deh perihal Ilmu Gizi ini. Lanjut scroll teman.


Kak, apa sih beda Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan ilmu kesehatan lainnya seperti dokter, perawat, dll.


Nah ini pertanyaan yang berat nih, sobat intipers, perlu banget digaris bawahi bahwa kita semua yaitu tentang yang sungguh berlainan, namun kita gabisa lepas satu sama lain. Kenapa? Karena individu didalamnya diberkahi banyak kesanggupan yang berlawanan. Bahkan bahu-membahu lapangan kerjanya nanti juga sungguh berbeda. Namun, tetap saja, fokusan kami semua yaitu bagaimana masyarakat itu sehat dan mengoptimalkan derajat Kesehatan di Indonesia. Melepaskan Indonesia dari banyak sekali macam urusan kesehatan yang sampai detik ini kita masih mesti terus berjuang bersama.


Karena kita ngomongin tentang Ilmu Kesehatan Masyarakat, persamaan kita yakni pada bidang penawaran spesial Kesehatan, sedangkan perbedaan nya? Banyak banget, mau tau? Nah ayok masuk jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat.


Pengalaman apasih kak yang paling mengesankan selama menjadi mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat.


Ngomongin pengalaman, banyak banget pengalaman yang aku rasain selama menjadi mahasiswa jurusan kesmas sobat Intipers. Berhubung saya jodoh sama peminatan epidemiologi dan biostatistika, ada satu pengalaman yang seru banget dikala mata kuliah Praktik Surveilans. Nah dari judulnya aja udah kebayang dong, praktek lapangan. Ngapain si kak Praktik Surveilans itu? Jadi, surveilans itu simplenya yaitu aktivitas pemantauan dan pencatatan terus menerus dari suatu keadaan penduduk . Kegiatan yang paling mengesankan yaitu sewaktu PE. Apa tu kak? Mau tau PE itu apa, Ayok, masuk jurusan ini bila mau tau. Haha. Jadi aktivitas itu sungguh sungguh menyedot tenaga, berkeliling dari satu kampung ke kampung yang lain dibawah terik matahari, mencari rumah pasien, ikutan sama ibu-ibu yang lagi arisan, bahkan diajakin makan kerumah salah satu warga sambal nge-check kondisi anaknya yang lagi demam alasannya khawatir terkena DBD yang saat itu ada masalah DBD didaerah itu. Itu pengalaman yang ga bakalan terlupakan sih sahabat Intipers.


Kalau ditanya kecapekan, ya kelelahan banget sobat Intipers tetapi semua letih akan kebayar waktu udah sampai dan disambut hangat oleh penduduk . Disitu gak ada perasaan yang lebih senang dari itu semua. Bahkan kita mampu punya banyak banget kenalan disini, dari mulai pejabat sampe anak kecil yang ngajakin kita main kelereng haha.



Kak bagi tipsnya dong buat kita-kita yang hendak masuk jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat ini harus ngapain.


Tips yang paling pertama yakni BELAJAR, mainstream banget ya, haha, eits tunggu dulu, belajar itu gak cuma wacana baca buku loh sahabat Intipers. Banyak pembelajaran yang harus kau pelajari sebelum kamu masuk ke dunia Ilmu Kesehatan Masyarakat. Kamu harus mencar ilmu public speaking, ilmu komunikasi personal, ilmu design, ilmu marketing and promotion, dan masih banyak lagi. Nah, usahakan sekurang-kurangnya sahabat intipers tau dasar-dasar dari berbagai macam ilmu yang aku sebutin tadi. Karena kamu mampu mengasah ilmu kamu tersebut nantinya lebih dalam lagi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada dikampus.


Dan jangan lupa juga, selain berguru, kalian juga mesti mulai membiasakan diri untuk ikut turun ke masyarakat. Gimana caranya? Gampang banget loh. Di sekitaran kamu ada ibu-ibu komplek kan? ayok, ikut nimbrung sama mereka. Nah agar nimbrung kamu bermanfaat, sebelumnya kerjakan riset perihal isu kesehatan apa yang lagi hot. Nah kau mampu banget secara perlahan-lahan ngebahas bersamaibu-ibu komplek, dan jangan lupa, jangan datang tanpa solusi, catat penyelesaian dilema informasi kesehatan yang kamu tau buat kamu bagi sama ibu-ibu komplek kau. Seru kan? Hihi.


Sekian sedikit pengalamanku sewaktu jadi mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas. Buat sahabat intipers yang akan tau ceritaku lebih lanjut, jangan lupa follow akun ku dan akun Instagram ku di @zuhrahsyartika dan buat Sobat Intipers yang hendak nanya-nanya bisa DM di fitur ini ya Sobat Intipers. Tunggu ceritaku berikutnya yah. Salute.


Kode konten: X277



Sumber we.com

Selasa, 11 Agustus 2020

Kesehatan Masyarakat Stikes Respati (Ahmad)

Salam Sehat! Halo teman Intipers. Perkenalkan aku Ahmad Yudi S., mahasiswa jurusan S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Respati angkatan 2017 dari Tasikmalaya. Lewat tulisan ini aku coba berbagi pengalaman kuliah aku selama 6 semester terakhir di jurusan Kesehatan Masyarakat. Yuk, simak pengalaman aku.


Bagi sahabat-teman yang akan mengajukan pertanyaan atau diskusi, bisa komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.


Apa itu Kesehatan Masyarakat


Tidak sedikit yang berasumsi jikalau Kesehatan Masyarakat atau disingkat Kesmas ini ‘sama’ seperti perawat ataupun tenaga kesehatan lain yang bersifat pengobatan. Kalau teman-sobat ada yang beranggapan demikian bermakna masih kurang tepat, mari kita kenalan lebih lanjut dengan Kesmas.


Dalam dunia ilmu kesehatan ada diketahui istilah promotif (penawaran khusus/pendidikan kesehatan), preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan), dan rehabilitative (rehabilitasi/pemulihan). Nah, Kesehatan Masyarakat atau Kesmas ini meliputi promotif dan preventif, sedangkan kuratif merupakan bidangnya kedokteran, keperawatan, kebidanan, dan tenaga kesehatan yang lain yang bersifat pengobatan, dan rehabilitative contohnya seperti fisioterapi. Makara, peran kesmas bukan mengobati melainkan menjadi pendidik kesehatan (health promotion) dan menghalangi orang jatuh sakit (preventif).


Bagi sahabat-sobat yang suka bersosialisasi atau penyuluhan, berjibaku dengan program kesehatan dan pemberdayaan penduduk , advokasi dan kebijakan kesehatan, dll untuk mengajak penduduk hidup higienis dan sehat, memiliki cita-cita mulia untuk menyehatkan penduduk ; boleh jadi minat dan bakatmu ada di Kesmas. Ingat pepatah ini “Mencegah lebih baik dari pada mengobati.”


Bagi kalian yang ingin mendapatkan gosip jurusan dan masuk perguruan tinggi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Apa yang Dipelajari di Kesehatan Masyarakat STIKes Respati


Mata kuliah yang dipelajari di Kesehatan Masyarakat lumayan banyak (lebih lanjut diterangkan dalam keilmuan/fokus Kesehatan Masyarakat). Adapun mata kuliah favorit aku yakni penawaran spesial kesehatan dan epidemiologi. Di penawaran khusus kesehatan mempelajari tentang ilmu perilaku, komunikasi kesehatan, media, sistem, dan taktik promosi kesehatan. Lewat penawaran spesial kesehatan, kita dapat mengenali sikap kesehatan seseorang bahkan masyarakat kemudian di intervensi perilakunya dengan menawarkan penyuluhan agar perilakunya dapat mencegah sakit dan meningkatkan derajat kesehatan.


Kemudian di mata kuliah epidemiologi mempelajari desain sakit & sehat, perjalanan alamiah penyakit, investigasi wabah, dan hal-hal yang berkaitan dengan duduk perkara kesehatan di suatu populasi penduduk. Bagi sobat-sobat yang seneng blusukan ke warga atau ‘detektif kesehatan’ untuk mencari tahu akar penyebab dilema kesehatan di masyarakat, epidemiologi mampu dijadikan peminatan kalau berkuliah di jurusan Kesmas. Apalagi kini tengah terjadi pandemi sehingga Kesehatan Masyarakat sangat berperan penting dalam mengintervensi dan merangkul masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.


Tugas lapangan atau praktikum di jurusan Kesehatan Masyarakat lazimnya di kenal dengan Praktik Belajar Lapangan atau PBL. Dikampusku PBL di gelar 3 kali, di akhir semester 4 (sekali) dan 8 (dua kali, diakhiri dengan peran simpulan). Di PBL praktiknya mampu berupa dedikasi masyarakat, puskesmas, RS, dan Dinas Kesehatan (manajemen & acara kesehatan). Hal yang paling berkesan adalah PBL di penduduk yang mana praktikumnya terjun pribadi ke masyarakat, mendata dan memperoleh masalah kesehatan kemudian di intervensi lewat seni manajemen promkes dan acara kesehatan. Tak jarang juga melaksanakan penyuluhan atau konseling kesehatan ke warga dan sekolah juga melatih kader posyandu.


Penyuluhan dan cek status kesehatan di suatu sekolah dasar di Tasikmalaya


Konsentrasi di Kesehatan Masyarakat STIKes Respati Apa Saja?


Ilmu Kesehatan Masyarakat di kenal selaku ibunya Ilmu Kesehatan, alasannya Kesmas terbangun dari 8 Keilmuan kesehatan, ialah Kesehatan Lingkungan (Kesling), Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Gizi Masyarakat (Gizi), Kesehatan Reproduksi (Kespro), Promosi Kesehatan (Promkes), Adminsitrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), dan Biostatistik.


Itu mata kuliahnya? Belum, itu keilmuan yang ada di Kesehatan Masyarakat, atau lebih dikenal dengan peminatan. Setiap Keilmuan memiliki mata kuliahnya tersendiri. Biasanya di semester 5 atau 6 mahasiswa Kesmas diarahkan untuk mengambil peminatan atau keilmuan Kesmas yang ingin didalami. Namun tidak semua perguruan tinggi tinggi menerapkan itu pada jurusan Kesmas atau bagi yang regular. Pada dasarnya 8 keilmuan itu yang menjadi basic keilmuan bagi mahasiswa ataupun lulusan Kesmas.


Adapun beberapa mata kuliah di setiap rumpun keilmuan Kesmas seperti;



  • Kesling : Ekologi Kesling, Higiene Sanitasi, Vektor, Analisis Kesling, Limbah, Pencemaran, Permukiman & TTU, Amdal.

  • Epidemiologi : Konsep Sehat & Sakit, Investigasi Wabah, Klasifikasi Penyakit, PTM & PM, Surveillans Kesmas, Desain Studi & Ukuran Epidemiologi.

  • K3 : Bahaya & Risiko, Manajemen Risiko, Higiene Industri, Ergonomi, Surveillans & Epid K3, APD, Kecelakaan & Penyakit Kerja.

  • Gizi : Dasar Ilmu Gizi, Gizi Mikro & Makro, Masalah Gizi, Kebutuhan & Kecukupan Gizi, Ekologi & Pangan Gizi, Biomedik, Ketahanan Pangan & Gizi, Teknologi & Keamanan Pangan.

  • Kespro : KIA & KB, Gender, Anfis Reproduksi, Manajemen & Yan Kespro, Posyandu, Genre, Kesehatan Keluarga.

  • Promkes : Ilmu Sosial dan Perilaku, Antropologi Kesehatan, Komunikasi & Advokasi Kesehatan, Strategi Promkes, Metode & Media Promkes, Perencanaan & Monev Program Kesehatan, Promkes di Berbagai Tatanan.

  • AKK : Sistem Kesehatan, Organisasi & Manajemen Kesehatan, PHC & UHC, Renstra, Etika & Hukum Kesehatan, Perencanaan & Penganggaran Kesehatan, JKN & FKTP.

  • Biostatistik : Biostat. Deskriptif & Inferensial, Metode Penelitian, Manajemen Data, Kependudukan.


Tips-kiat untuk Maba di Jurusan Kesehatan Masyarakat STIKes Respati


Mata kuliah di jurusan Kesehatan Masyarakat cukup kompleks dan meliputi segala aspek kehidupan, karena sejatinya kesehatan merupakan keperluan dasar setiap insan. Tanpa kesehatan, berbagai faktor kehidupan akan terganggu baik dari ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Dengan begitu ilmu yang kita dapatkan menjadi senjata dalam mengentaskan problem kesehatan penduduk serta pencetus di masyarakat agar mampu mengatasi dilema kesehatannya sendiri.


Kemudian tidak cepat puas dengan pelajaran yang ditemukan di dalam kelas. Banyak mengajukan pertanyaan ke dosen dan senior, mengikuti organisasi senat mahasiswa Kesmas ataupun menjadi enumerator observasi kesehatan penduduk untuk mengembangkan kesanggupan hardskill maupun softskill Kesehatan Masyarakat. Tantangan yang lain yakni mahasiswa Kesmas dituntut untuk berpikir analisis dan memiliki kesanggupan berkomunikasi. Itu sebabnya teman-sobat perlu aktif dan inisiatif, tidak cukup hanya dengan berbekal teori tetapi juga praktiknya biar dikala terjun ke lapangan tidak terkejut dan kaku.


Prospek Kerja dan Alumni Kesehatan Masyarakat STIKes RespatiBiasanya Kerja Dimana?


Prospek kerja Kesehatan Masyarakat cukup luas, terlebih dengan 8 rumpun keilmuan tadi. Kesmas mampu menjadi manajer ataupun teknisi. Kesmas mampu melakukan pekerjaan di Rumah Sakit & Puskesmas (Manajemen, Ahli Kesling, Gizi, KIA & KB, Promkes, Administrasi, Surveillans), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinsos (Kependudukan), Disnaker (K3), Konsultan Amdal, Konsultan K3, BPJS, BNN, KemenPPPA, Kemenkes, BKKBN, KPAI, KPA, dan banyak lagi.


Untuk alumni sendiri beragam pekerjaannya, ada yang selaku tenaga promkes di Puskesmas, Kasie KIA & KB, staf K3 RS, staf BPJS, staf RSIA, NGO, juga ada yang sebagai pegawai bank maupun menjadi entrepreneur. Setelah menuntaskan studi S1 Kesehatan Masyarakat akan mendapatkan gelar S.KM.


Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Harapan dan Rencana Setelah Lulus?


Setelah lulus nanti, bila masih ada rezeki peluangnya mampu melanjutkan studi S2, doakan saja. Namun bila belum berkesempatan hendak memperbesar pengalaman dulu, baik mengikuti program dedikasi masyarakat, magang atau menerima pekerjaan eksklusif. Menjadi Ahli Kesehatan Masyarakat merupakan panggilan mulia untuk menyehatkan penduduk . Salam Sehat dan Sukses!


Kode konten: X437



Sumber we.com

Sabtu, 20 Juni 2020

Kesehatan Penduduk Unnes (Sinta)

Halo teman Intipers! Perkenalkan saya Sinta Nirawati Dewi, mahasiswi prodi Kesehatan Masyarakat UNNES (Universitas Negeri Semarang) angkatan 2018. Pada peluang kali ini, aku akan membagikan pengalaman aku selama 5 semester berkuliah di jurusan Kesehatan Masyarakat. Penasaran kan dengan jurusan kuliah yang satu ini? Yuk, simak pengalaman aku.


Bagi sobat-sahabat yang mau bertanya atau diskusi, mampu komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.


Apa sih jurusan Kesehatan Masyarakat UNNES itu?


Dalam dunia kesehatan, terdapat empat upaya kesehatan yang dapat dilakukan untuk meraih derajat kesehatan yang optimal, ialah promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Dari keempat upaya kesehatan tersebut, kesehatan masyarakat lebih terfokus pada upaya preventif (pencegahan) dan promotif. Tujuannya, yakni untuk membudayakan masyarakat semoga hidup bersih dan sehat, mencegah hadirnya kasus penyakit di komunitas, serta menurunkan angka kesakitan dan angka ajal balasan penyakit di masyarakat.


Fyi, di jurusan kesehatan masyarakat ini kau ga cuma mempelajari ilmu-ilmu kesehatan saja lho, namun kamu juga akan mempelajari ilmu sosial-budaya bahkan ekonomi yang masih berhubungan dengan dunia kesehatan. Oh ya, buat kau yang ga terlalu suka pelajaran biologi ketika Sekolah Menengan Atas, tidak perlu cemas sebab dikala kau masuk jurusan kesehatan masyarakat maka kau akan mempelajari semuanya, baik hafalan dan hitung-hitungan dikombinasikan jadi satu. Mantap ga tuh!


Selain itu, di jurusan kesehatan masyarakat juga kamu tidak hanya mencar ilmu teori di dalam kelas karena untuk beberapa mata kuliah kamu diharuskan untuk terjun pribadi ke lapangan dengan memperlihatkan penyuluhan kepada penduduk atau berguru di dalam laboratorium. Asumsi salah tentang jurusan ini pun berkembang di masyarakat yang mana lulusan dari kesehatan penduduk dianggap cuma mampu bekerja di Puskesmas saja, namun pada kenyataannya tidak begitu sahabat-teman. Setiap lulusan SKM (Sarjana Kesehatan Masyarakat) dapat bekerja di instansi mana pun bahkan di Kementerian Kesehatan sekalipun juga mampu. Karena pada dasarnya setiap instansi membutuhkan tenaga kesehatan masyarakat untuk mampu menawarkan upaya pencegahan yang optimal biar derajat kesehatan penduduk dapat meningkat.


Bagi kalian yang ingin menerima berita jurusan dan masuk sekolah tinggi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Mata kuliah dan Tugas khas Kesehatan Masyarakat UNNES?


Selama kau berkuliah di jurusan Kesehatan Masyarakat UNNES, mata kuliah akan dibagi menjadi dua garis besar adalah mata kuliah umum (MKU) dan mata kuliah dasar (MKD). Mata kuliah lazim yang mau kamu peroleh antara lain, Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Konservasi. Sedangkan untuk mata kuliah dasar, ada berbagai mata kuliah yang hendak kamu pelajari selama belajar kesehatan masyarakat dan berlainan di tiap semesternya.


Jika di semester 1-2, kamu akan memperoleh banyak mata kuliah dasar, seperti Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Dasar Epidemiologi, Dasar Kesehatan Lingkungan, Dasar Gizi Kesmas, Dasar Promosi Kesehatan, Dasar K3, Dasar Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK), Dasar Biomedik (yang akan kau jumpai hingga semester 3), dan masih banyak lagi. Maka di semester 3 – 4, mata kuliahnya makin beragam, mirip Manajemen Bencana, Biostatistik Deskriptif & Biostatistik Inferensial, Manajemen Data Kesehatan, Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Sistem Informasi Kesehatan, dan masih banyak lagi. Makara, makin tinggi semester maka tingkat kesulitannya pasti makin tinggi pula, tetapi, jumlah mata kuliah yang akan diambil akan kian sedikit mengikuti peminatannya nanti di semester 5.


Tugas-peran


Untuk peran khas yang umumnya diberikan dosen pastinya tidak jauh-jauh dari pembuatan paper dan penyajian memakai Microsoft Powerpoint. Kamu akan erat dengan tugas me-review atau me-resume jurnal kesehatan. Baik jurnal nasional maupun jurnal internasional. Selain tugas pengerjaan paper,  ada tugas menciptakan media edukasi dan promosi kesehatan.Sseperti poster, video animasi, ataupun film pendek seputar kesehatan.


Tugas paling khas  adalah terjun eksklusif ke lapangan bertemu penduduk dan belajar cara mengobservasi sebuah problem kesehatan. Kita berguru public speaking dengan melakukan penyuluhan. Kita bisa berkontribusi dalam memilih arah kebijakan yang sempurna dalam mengatasi persoalan kesehatan di suatu daerah yang dituju. Menurut aku, peran lapangan ini sih yang paling seru dan asyik. Kita pergi ke suatu kawasan, bertemu dengan orang-orang gres, dan memperoleh permasalahan kesehatan di kawasan tersebut. Eitss, tunggu jangan bahagia dahulu! Ssetelah tugas lapangan maka terbitlah laporan yang mesti siap dipresentasikan di hadapan dosen pengampu. Berat ya guys kelihatannya, tetapi seru kok kalau kau sudah menjalaninya.


Mata kuliah Favorit, Kak?


Selama 5 semester menjalani kehidupan selaku mahasiswi kesehatan penduduk , aku lebih terpesona Promosi Kesehatan, Dasar Toksikologi, dan Epidemiologi Penyakit Menular, dan Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Alasan aku menyukai keempat mata kuliah tersebut berbeda-beda lho. Saya menyukai mata kuliah Promosi Kesehatan alasannya di sini saya mempelajari banyak hal termasuk kesehatan reproduksi. Selain itu, asyiknya penyampaian bahan yang mudah dicerna serta banyaknya metode pembelajaran yang digunakan. Itu semoga mahasiswi dapat mempraktikan eksklusif cara mengiklankan kesehatan kepada penduduk dengan beragam sistem.


Pada mata kuliah Dasar Toksikologi, saya menyukainya alasannya adalah pada mata kuliah ini mempelajari racun-racun yang ada di lingkungan sekitar dan dampaknya bagi lingkungan dan makhluk hidup. Mata kuliah Epidemiologi Penyakit Menular dan Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, saya menyukainya karena pada dua mata kuliah tersebut saya menjadi tahu seluk beluk suatu penyakit mulai dari masuk ke badan hingga menginfeksi badan seseorang. Selain itu, saya juga dapat mengetahui gejala yang ditimbulkan, data persebaran kasus, cara pencegahan, sampai pengobatan yang berlawanan untuk penyakit menular dan penyakit tidak menular.


Apa aja sih Konsentrasi yang ada di Prodi Kesehatan Masyarakat UNNES, Kak?


Oke teman intipers, sampai saat ini konsentrasi yang ada di prodi Kesehatan Masyarakat UNNES baru berjumlah enam. Apa aja sih konsentrasinya? Yuk mari kita scroll.


1. Epidemiologi dan Biostatistika


Di UNNES, peminatan epidemiologi dan biostatistika digabung meskipun di beberapa kampus di Indonesia menentukan untuk memisahkan dua peminatan ini. Seperti julukannya, Epidemiologi dijuluki sebagai Mother of Public Health karena nyaris seluruh pembelajaran dan konsentrasi di bidang kesehatan masyarakat tidak terlepas dari epidemiologi. Di peminatan epidemiologi dan biostatistika ini kau akan mempelajari Rodentologi, Entomologi, Epidemiologi Kecelakaan, dan masih banyak lagi.


Oh iya, belum dewasa epidemiologi ini terkenal sebagai bawah umur tekun, cendekia, dan ambisius loh teman-sahabat. Tidak jarang mereka juga mesti kehilangan jam tidur mereka untuk melakukan peran dan mencari binatang (tikus, mencit, dsb) untuk materi praktikum esok hari. Kaprikornus, buat sobat-sobat yang suka berhadapan dengan tikus dan siap untuk membudidayakan nyamuk, maka kalian cocok untuk masuk ke dalam peminatan ini.


2. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


Setiap tahunnya, peminat peminatan ini terus meningkat. Hal ini terjadi karena banyak mahasiswa yang menentukan untuk melakukan pekerjaan lapangan dengan gaji lumayan dibandingkan dengan mesti berjibaku dengan penyakit-penyakit mengerikan di peminatan lain. Pada peminatan K3, kamu akan mempelajari semua mata kuliah yang bersangkutan dengan dunia kerja. Seperti Penyakit Akibat Kerja, Dasar Toksikologi di tempat kerja, Psikologi Industri, dan sebagainya. Tidak ada syarat khusus untuk masuk peminatan ini, selama nilai kau menyanggupi kriteria maka kamu akan mampu masuk peminatan ini. Selain itu, akan lebih baik bila kamu memiliki fisik dan mental yang kuat dikala masuk peminatan K3, alasannya peran dan pekerjaan kamu akan lebih banyak berjibaku di luar ruangan.


3. Kesehatan Lingkungan


Pada tahun ini, peminat peminatan kesehatan lingkungan berkembangdrastis padahal tahun-tahun sebelumnya peminat peminatan ini selalu yang terendah dibandingkan peminatan lainnya. Pada peminatan ini kamu akan mempelajari cara menyehatkan lingkungan dan mencegah terjadinya sebuah penyakit akibat paparan materi-materi yang ada di lingkungan sekitar. Jika kau tipe orang yang bahagia berpetualang dan tidak takut kotor, maka peminatan ini akan sangat sesuai untuk kamu.


4. Promosi Kesehatan


Peminatan ini sangat cocok untuk kamu yang terpesona di bidang promosi dan edukasi kesehatan. Karena di sinilah kau akan berguru cara mengomunikasikan informasi kesehatan dan pencegahan penyakit kepada penduduk dengan baik. Kamu juga akan mempelajari tata cara pengambilan data di masyarakat dan akan lebih banyak mata kuliah praktik yang berafiliasi dengan penawaran khusus kesehatan. Mata kuliah yang dipelajari di peminatan promosi kesehatan antara lain, Promosi Kesehatan Daerah Pesisir, Promosi Kesehatan Jiwa, dan masih banyak lagi.


5. Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)


Peminatan ini tergolong peminatan gres di UNNES, tetapi jumlah peminatnya cukup banyak setiap tahunnya. Hampir seluruh mahasiswa peminatan AKK yaitu wanita dengan gaya yang lebih necis dibandingkan dengan mahasiswi peminatan lainnya. Hal ini cukup wajar alasannya hasil output dari lulusan AKK ini akan lebih diprioritaskan untuk bekerja di kantor instansi pemerintah dibandingkan kerja lapangan. Buat kamu yang bercita-cita melakukan pekerjaan di BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Perusahaan Asuransi, dan sebagainya, kau mampu nih masuk peminatan ini.


6. Gizi Kesehatan Masyarakat


Gizi Kesehatan Masyarakat ialah peminatan yang sangat sepi peminat. Hal ini disebabkan sebab sudah ada acara studi Gizi. Mereka yang memang semenjak awal telah ingin menjadi nutritionist akan lebih memilih masuk program studi Gizi dibandingkan peminatan ini.


Fyi, untuk tahun anutan 2021/2022, Prodi Kesehatan Masyarakat UNNES akan membuka dua peminatan gres. Ada Biostatistik yang mau dipisah dari peminatan Epidemiologi dan menjadi peminatan tersendiri. Lalu ada pula peminatan Kesehatan Reproduksi.


Tips-tips Untuk Maba Program Studi Kesehatan Masyarakat UNNES?


Sebagai mahasiswa baru acara studi Kesehatan Masyarakat, tidak ada hal khusus yang harus kamu rencanakan. Namun, alangkah lebih baik kalau kau sering membaca literatur seputar kesehatan.. Ini akan menolong menuntaskan tugas kuliahmu. Selain itu, sering-seringlah melatih public speaking semenjak awal. Ini agar kau tidak merasa grogi dan takut dikala berbicara di depan masyarakat untuk penyuluhan.


Tips yang lain, yakni kamu mesti mempunyai ajaran yang kritis, kreatif, dan kreatif. Terlebih untuk membuat suatu acara kesehatan baru untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan di sebuah tempat. Tips yang lain, yakni kau mesti menjalin komunikasi dan korelasi yang bagus.Baik itu dengan sesama sahabat, abang tingkat, dan juga dosen biar bertambah banyak gosip yang kau pahami seputar dunia kesehatan. Jangan lupa untuk terus mencar ilmu ya teman-teman.


Ikut Organisasi/Magang/Volunteer di Kampus!


Sangatlah disayangkan jika waktu kuliahmu cuma dihabiskan dengan pulang-pergi rumah/kos dan kampus saja. Tidak ada pengalaman yang mampu kau sematkan di CV kamu kelak bila kau tidak mengikuti organisasi. Sebagai mahasiswa gres, tentunya kamu mesti menjajal berbagai macam pengalaman seru di dunia organisasi. Kamu bisa mendaftar sebagai fungsionaris tetap di organisasi untuk dapat membuatkan skill kamu. Terlebih jika kau ialah mahasiswa rantau, acara kemahasiswaan akan membantu kamu untuk menghalau rasa home sick dan membuat kau lebih produktif.


Kamu harus mengikuti acara kemahasiswaan setidaknya sekali selama kamu kuliah. Meskipun letih dan akan kesulitan membagi waktu di permulaan, usang-lama kau akan terbiasa dengan kebiasaan dan pekerjaan barumu. Dengan mengikuti aktivitas kemahasiswaan, kamu akan menerima relasi baru, keluarga gres, dan pengalaman baru yang tidak bisa kamu dapatkan jika kamu cuma menjadi mahasiswa kupu-kupu.


Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Apa saja Prospek Kerja Lulusan Kesehatan Masyarakat?


Seperti yang sudah diterangkan di atas, bahwasannya lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dapat bekerja di semua bidang. Kamu bisa bekerja di Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Perusahaan Asuransi, Konsultan Limbah dan AMDAL, Ahli K3, HSE Manager, forum penelitian, entrepreneur, manager rumah sakit, selaku epidemiolog, promotor kesehatan, dan masih banyak lagi.


Apa sih rencana dan cita-cita Kakak setelah lulus?


Harapan aku sesudah lulus tentunya saya ingin menjadi seorang ahli kesehatan penduduk yang berkompeten di bidangnya. Apapun peminatannya, saya akan tetap berguru untuk memahami peminatan lain biar ilmu yang saya peroleh terus bertambah dan bermanfaat. Selain itu, saya juga ingin mengimplementasikan pelajaran yang saya peroleh selama saya berkuliah. Bisa dengan membuat acara-program kesehatan demi kenaikan derajat kesehatan masyarakat luas.


Kode konten: X460



Sumber we.com