Minggu, 26 April 2020

10 Tips Meminimalisir Baterai Smartphone Anda

Apple, BlackBerry, Samsung dan merek gadget global lainnya telah mendatangkan smartphone yang dilengkapi dengan metode operasi mobile yang paling powerful, seperti Google Android, Nokia Symbian, iOS Apple, dll, yang memungkinkan pengguna untuk bermain game, mendengarkan MP3, memotret, memiliki kanal internet dan bahkan menonton video streaming. Mengingat beragam mereka kesanggupan dan multifungsi yang berjalan pada ponsel, tidak heran bahwa baterai senantiasa menjadi perhatian bagi para developer, produsen dan pengguna sendiri. Rata-rata, sebagian besar daya baterai ponsel pintar akan melemah antara satu sampai dua hari sebelum daya baterai benar-benar habis, dan membutuhkan pengisian ulang. (Image source : Dokisoft ) Sementara kita menanti pengembangan hardware dalam mengejar ketinggalannya dalam masalah kenaikan daya baterai yang menciptakan dan menawarkan alternatif lainnya dalam menghemat baterai. Seperti halnya dengan tingkat energi kita, baterai secara efektif dapat dimanfaatkan dan dikontrol, tidak menyisakan apapun untuk diatur ke limbah. Ketika anda sedang bepergian dan lupa menenteng pengisi baterai atau baterai cadangan, maka Anda dituntut harus mengurangi daya baterai mengurangi konsumsi daya baterai tersebut. Nah, untuk menangani pemborosan konsumsi daya baterai, berikut 10 kiat cara menghemat baterai ponsel pintar Anda . Artikel Terkait: 10 Tips Berguna Android Yang Harus Anda Ketahui Cara Mudah Mengutak-Atik Cover Belakang Samsung Galaxy S Captivate 1. Nonaktifkan Getaran Ponsel Getaran ialah salah satu pilihan dalam menginformasikan Anda tentang panggilan masuk atau pesan saat Anda berada di tempat yang sekiranya dituntut harus hening (mirip di bioskop, perpustakaan, kelas, dll), ketika sedang menghadiri pertemuan atau di kawasan lain di mana itu perlu untuk mempertahankan ponsel agar tetap membisu. Sebenarnya, getaran pada ponsel lebih banyak memakan daya baterai dari pada ringtone. Suara yang dihasilkan oleh ringtone cuma menciptakan getaran yang sungguh kecil di speaker ponsel pintar Anda. Jadi, seharusnya nonaktifkan fitur getar pada ponsel atau menimimalkan tingkat getar ponsel, semoga daya baterai lebih ekonomis dalam penggunaannya. 2. Kurangi Brightness Tingkat kecerahan di ponsel sangat mempengaruhi daya baterai secara drastis. Sudah terang bahwa peredupan layar Anda akan lebih efektif dalam mengurangi konsumsi daya ponsel pintar Anda, sebab kita semua harus mengaktifkan layar setiap kali kita memakai ponsel. Cek pada pengaturan Auto-brightness di ponsel Anda yang memungkinkan smartphone untuk menyesuaikan kecerahan untuk tingkat yang maksimal untuk membaca sambil menjaga daya baterai semoga lebih irit. Artikel terkait: Cara Memindahkan atau Menghapus Aplikasi di iPad Cara Asyik Mengcapture Screenshot dengan Samsung Galaxy S5 Cara Menghubungkan iPad ke TV dengan HDMI atau Wireless Airplay 3. Mempersingkat Timeout pada Layar Dalam cara yang sama, jika Anda ingin menghemat konsumsi daya ponsel pintar dari performa layar, maka Anda harus mempertimbangkan untuk mempersingkat timeout pada layar ponsel. Hal ini memilih berapa lama layar akan tetap menyala sesudah Anda final berinteraksi dalam penggunaan ponsel. Kebanyakan orang masih belum terbiasa dengan 'mengunci' ponsel setelah digunakan. Mereka hanya membiarkannya tetap menyala dengan sendirinya. Dengan mempertahankan tenggat waktu durasi sesingkat mungkin akan menentukan ponsel Anda tidak mencampakkan-buang daya baterai saat Anda tidak sedang menggunakannya. 4. Nonaktifkan Ponsel Saat Tidak Dibutuhkan dalam waktu usang Meskipun benar bahwa menyalakan ponsel lebih efektif dalam meminimalisir daya baterai ketimbang tidak mengunci ponsel Anda, namun menonaktifkan ponsel selama beberapa jam akan mampu lebih meminimalkan baterai dalam jumlah banyak ketimbang meninggalkannya di mode sleep. Jika Anda tahu bahwa Anda tidak akan menyentuh ponsel Anda untuk jangka waktu yang agak usang, seperti halnya saat Anda sedang menghadiri rapat atau bahkan tertidur, maka penyelesaian tersebut sungguh-sungguh sungguh efektif yang dapat meminimalkan sejumlah besar konsumsi daya baterai. 5. Mengisi Baterai dengan benar Berbicara mengenai pengisian baterai ponsel, biasanya ada dua jenis baterai isi ulang yang umum dipakai untuk ponsel pintar, ialah: Lithium-ion (Li-Ion) Nickel-based batteries: Nickel-Metal Hydride (NiMH) dan Nickel-Cadmium (NiCd) Kapasitas baterai dalam baterai Nickel-Cadmium (NiCd) umumnya akan berkurang setiap kali Anda mengisi ulang. Meskipun demikian, baterai NiCd memiliki daya aktif yang lebih usang dibandingkan dengan baterai jenis NiMH. Baterai berbasis nikel (NiCd) mesti dibebankan (untuk jumlah sarat ) ketika power yang dimiliki lebih atau kurang, dan bukan ketika masih ada ataupun dalam jumlah energi yang tersisa. Li-Ion batteries have the longest life cycle among the three types of batteries, but they also need to be charged more frequently (even when the battery is not fully used up) to maintain its original capacity. To keep your battery lasting longer, find out more about the type of battery that your smartphone uses and maintain the appropriate charging strategy for optimum usage. Sedangkan baterai jenis Li-Ion mempunyai daya aktif terlama di antara jenis-jenis baterai di atas, tetapi jenis baterai Li-Ion ini juga perlu dibebankan lebih sering (bahkan saat baterai tidak sepenuhnya habis) untuk mempertahankan kapasitas aslinya. Untuk mempertahankan baterai Anda lebih tahan lama, cari tahu informasi lebih lanjut tentang jenis baterai yang dipakai pada smartphone Anda dan menjaga seni manajemen atau cara pengisian yang sempurna untuk penggunaan yang maksimal. Artikel terkait: 5 Aplikasi Android Emulator Terbaik Untuk Windows 7 Hal Yang Saya Benci Pada OS Android 6. Tutup Aplikasi yang tidak perlu Kebanyakan pengguna ponsel pintar membiarkan aplikasi terbuka sehabis aplikasi tersebut digunakan dengan argumentasi dan tidak mau repot menutup aplikasi tersebut setelah tidak butuhlagi untuk menggunakannya. Kemampuan multi-tasking ini yaitu fitur biasa yang tertanam di semua ponsel pintar, namun fitur tersebut juga menjadi argumentasi utama mengapa baterai terkuras terus-menerus sampai habis dengan gampangnya. Yang buruknya lagi adalah Anda kekurangan daya baterai dikala Anda sedang tidak menggunakannya. Meninggalkan dan membiarkan ponsel terbuka secara sadar atau tanpa sadar akan menguras baterai dan menenteng baterai pada penghujung hidupnya (alias mati total) dalam waktu singkat. Cobalah membiasakan untuk menutup semua aplikasi sesudah digunakan. Ada beberapa aplikasi yang sangat jitu yang mengorganisir kesanggupan multitasking smartphone Anda untuk memastikan dia melakukan yang terbaik untuk meminimalisir baterai tanpa membahayakan penggunaan. Salah satu aplikasi Android tersebut yaitu Advanced Task Killer . Advanced Task Killer ini bisa dikatakan sangat baik kinerjanya dalam mengurus multitasking di ponsel Anda. Untuk berita lebih lengkap mengenai aplikasi ini, silakan kunjungi link berikut: http://www.techhive.com/product/432134/advanced-task-killer.html 7. Nonaktifkan Fitur GPS Aplikasi GPS lebih banyak menguras daya baterai dibandingkan dengan aplikasi lain. Smartphone Anda mempunyai unit GPS yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan sinyal dari satelit maupun ke satelit untuk memilih lokasi yang sempurna. Hal ini merupakan bab integral untuk beberapa aplikasi dalam kinerjanya, misalnya, peta berbasis aplikasi mirip Google Maps atau untuk check-in di Facebook. Bila dibiarkan terus berlangsung di background ponsel, maka aplikasi ini akan terus mengirim dan menerima sinyal. Hal tersebut sangat banyak memerlukan konsumsi daya baterai Anda dalam melaksanakan itu secara terus-menerus, bahkan jika Anda tidak menyadarinya. Oleh alasannya itu, Anda harus memastikan bahwa aplikasi GPS tersebut ditutup saat Anda betul-betul tidak membutuhkannya. Cara yang lebih ekstrem adalah menonaktifkan secara total fitur GPS. Ini mampu memperlambat efisiensi aplikasi GPS ini, namun Anda tidak akan dilacak menurut lokasi Anda saat ini dan beberapa pengguna sengaja melaksanakan itu untuk alasan privasi. 8. Nonaktifkan Bluetooth, Wi-Fi, 3G/4G Setelah Digunakan Daya baterai banyak disantap setiap kali melaksanakan penelusuran sinyal Wi-Fi, 3G/4G, Bluetooth, dll. Ketika penerimaan sinyal sangat lemah, ponsel akan terus scanning untuk meraih hubungan yang baik. Pencarian diulang sinyal-sinyal tersebut mampu dengan mudah membuat daya baterai Anda habis secara drastis. Untuk itu, seharusnya Anda harus mematikan Wi-Fi atau Bluetooth jikalau tidak butuhlagi dihubungkan atau sesudah. Salah satu cara paling gampang untuk melakukannya adalah dengan mengaktifkan 'Airplane Mode' atau Anda hanya mengaktifkan telepon dikala Anda tidak bisa menerima sinyal apapun. Di segi lain, ketika Anda memerlukan penerimaan sinyal yang baik untuk smartphone Anda, maka tempatkan atau posisikan ponsel Anda di zona konektivitas tinggi. Ini akan menangkal dari ponsel pintar Anda untuk terus mencari koneksi sinyal dan tidak mencampakkan-buang daya baterai dari satu sinyal ke lainnya supaya lebih mengurangi penggunaannya. Artikel terkait: Kecanggihan Teknologi Layar Flexible Screen Proteksi Android Kamu dengan Aplikasi Cerberus Cara Mengoptimalkan Smartphone Dengan Membatasi MultiTasking 9. Minimalkan Pemberitahuan Sosmed Dengan konektivitas yang bagus, kita cenderung lebih banyak mendapatkan pemberitahuan pada ponsel pintar kita sepanjang waktu dari interaksi-interaksi yang terjadi di sosial media, entah itu update gosip terbaru, update status sobat, email masuk, pesan masuk, dll. Untuk menangkal rasa jengkel Anda muncul atas insiden itu, maka Anda perlu mengelola pengaturan ponsel dengan baik dan menonaktifkan notifikasi yang tidak butuhuntuk mengurangi daya baterai (dan menyingkir dari putus asa dengan pemberitahuan ini). 10. Menjaga Suhu Ponsel Agar tetap Dingin Beberapa dari kita mungkin sudah mengamati bahwa baterai kita habis lebih singkat saat smartphone kita terasa hangat bahkan panas. Sederhananya, jangan tinggalkan ponsel pintar Anda di bawah sinar matahari langsung atau di daerah yang panas. Salah satu peristiwa yang lebih lazim, mirip meninggalkan ponsel pintar dalam kendaraan beroda empat yang di parkir di bawah sinar matahari. Baterai akan berfungsi optimal di lingkungan masbodoh.
Sumber http://teknolutu.blogspot.com


EmoticonEmoticon